PENGALAMAN RIDING JAKARTA-PUNCAK BOGOR BERSAMA R25, BIKIN NAGIH….!!!

DSC_1970

Setelah beberapa hari ngantor ditemani R25 jarak hanya 10KM pergi-pulang, datang juga yang ditunggu-tunggu sebut saja dia hari libur 😀 . Berangkat minggu pagi jam 07:30 dari rumah di bilangan Slipi, justru jalur dalam kota saat itu kondisi relatif lancar.

DSC_1969

Kecepatan rata-rata saya panteng diangka 80-85km/jam berjalan konstan R25 terasa ringan sekali dalam ber-akselarasi, ketika dihadirkan beragam kelokan saya pun merasa terpuaskan oleh handling yang mantap, pede saja masuk dan keluar tikungan.

DSC_1958
Lepas dari simpang Jago depok, kali ini saya menikmati jalan raya Bogor yang cenderung panjang dan berliku. Membawa motor ini kok saya merasa enjoy banget buat riding santai dan relax, ternyata motor ini tidak hanya jago di sirkuit saja… pokoknya tuh rasanya benar-benar “in bike”. Masuk kawasan jalan Tajur Bogor jalan mulai padat, R25 akan dituntut untuk melalui kemacetan kota Bogor yang terkadang lebih sadis dari macetnya Jakarta. Kecuali dimensinya yang memang besar, selebihnya saya merasa mengendarai R25 dikemacetan ya seperti selayaknya saya bawa sepeda motor bebek saja. Akselerasi dari bawah sudah ngisi ditambah handing yang luwes, membelah kemacetan sih asik-asik saja tuh.

DSC_1961
Perjalanan saya skip saja ya.. langsung kita masuk ke kawasan Gadog, sudah saya duga bakal macet parah hehehehe maklum hari minggu. Kemacetan kali ini lebih sadis, bayangkan saja sudah macet ditambah jalan menanjak dan menikung. Kali ini saya merasakan hawa panas dari sisi kanan dan kiri fairing, saya kira ini hal yang wajar karena selain mesin yang tergolong besar ditambah mesin itu sendiri tertutupi oleh fairing. Bersyukur kipas radiator menjalankan fungsinya dengan baik, indikator suhu saya perhatikan tidak lebih dari tiga bar sehingga saya tetap tenang melanjutkan perjalanan.

DSC00044
Nah….. ini dia yang saya tunggu-tunggu, melewati KFC Puncak didepan mata jalan berkelok sudah menanti, saya bersemangat sekali kala itu. Tikungan kekanan lanjut balas kekiri, sambil menanjak ada tikungan parabolic lagi, menurun sedikit dan sesekali chicane. Waduh…. Ini motor sport 250cc handlingnya mantap banget, sampai-sampai tidak terasa ketika melibas kelokan sebenarnya sepanjang perjalan saat itu saya sedang berboncengan bersama calon istri 😀 .

DSC_1967
Pokonya urusan handling, akselerasi, power… jangan ditanya deh ya… hehehehe…
Sekian, semoga bermanfaat.

Share Button

6 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *