Riding Style Maverick Vinales 25, Cocok Dengan Yamaha M1

MotoGP-2015-Valencia-Day1-Maverick-Vinales

Kabar kencang perihal kepastian hengkangnya Jorge Lorenzo ke Ducati menimbulkan pertanyaan baru, lantas siapakah pembalap berikutnya yang akan menggantikan JL?  jika saja kita mengikuti perkembangan berita seputar MotoGP tentu jawaban tersebut sudah kita ketahui bersama, adalah Maverick Vinales aka MV25 pembalap muda andalan Tim Suzuki Ecstar MotoGP. MV25 dikabarkan hampir pasti akan mengisi posisi kosong Lorenzo yang hengkang ke Ducati.

Ada apa sih dengan Maverick Vinales? kok Yamaha begitu tertarik dengan pembalap Suzuki tersebut, eh.. sebenarnya bukan hanya Yamaha saja sih, dikabarkan tim pabrikan besar lainya juga turut membidik MV25. Hanya saja saat ini Yamaha menjadi tim pabrikan terdepan dan jauh lebih serius untuk menggaet MV25. Yuk mari kita bahas bersama soal MV25….

Berikut profil dan prestasinya:

  • #25 Team Suzuki ECSTAR (MotoGP)
  • Birthdate: 1/12/95 (21)/Hometown: Figueres, Spain/Measurables: 5’7″, 141 lbs
  • Titles: World Moto3 (’13), CEV Buckler 125GP (’10), European 125GP (’10)
  • Career GP Stats (MotoGP/All Classes): 0/16 wins, 0/40 podiums, 0/12 fastest laps, 0/11 poles
  • 2015 Results: 12th (MotoGP), 8 top 10s, 16 top 15s, 1 front-row start

MotoGP-2015-Jerez-Day2-Maverick-Vinales

Dengan usia yang terbilang muda, MV25 menunjukan konsistensinya didalam karir balapnya. Dimulai dari kelas 125 cc, Moto3 dan Moto2 selalu konsisten diurutan 3 besar peringkat dunia.  Tidak lupa MV25 juga pernah merasakan Juara dunia Moto3 di tahun 2013. Semua berjalan halus tanpa harus stuck berlama-lama dikelas pemula.

MV25 kerap kali disebut-sebut memiliki bakat alami yang sangat mempesona dan  juga potensi yang sangat besar, hal itu sangat terlihat ketika balap MotoGP seri Philip Island berlangsung. Hasil balap ditrack tersebut memberikan gambaran kepada kita mengenai kemapuan pembalap dari pada motor itu sendiri. Hasilnya…. MV25 berhasil finish di urutan 6 dan hanya kalah dari Marc Marquez, Jorge Lorenzo, Andrea Iannone, Valentino Rossi dan Dani Pedrosa.

f179676b54554bbb9932183dd3ca5583

Soal talenta jika dikomparasikan dengan Marc Marquez, MV25 memiliki banyak kesamaan. Saat sedang melakukan full lean kita dapat melihat jelas kesamaan body positioning diantara keduanya. Sama halnya dengan Marquez MV25 memiliki skill keseimbangan yang luar biasa, dan juga mampu memaksa motor balap melakukan hal yang seharusnya tidak bisa dilakukan oleh pembalap pada umumnya.

Uniknya lagi, Soal MV25 komentator MotoGp yakni Sir Steve English bilang… “His riding style is very similar to Lorenzo, with corner speed at a premium and the same consistency,” Wah…. ternyata bukan soal full lean saja yang menjadi keunggulan MV25,  riding style-nya juga mirip dengan Lorenzo, sanggup melibas tikungan dengan kecepatan yang bagus dan sama konsistennya. Butter….. 😀

Yamaha-YZRM1-Front-threequarter-64329

Seperti yang sebelumnya saya bahas mengenai crossplane crankshaft sebagai kunci kesuksesan Yamaha M1 dikancah MotoGP (klik disini). Karakter crossplane crankshaft yang memiliki kelebihan memberikan tingkat redaman getaran mesin yang sempurna memanfatkan gaya tolak poros engkol yang saling bersilangan, sehingga Yamaha M1 mampu melakukan proses berbelok dan berganti arah dengan sangat stabil dan kontrol yang maksimal. Dengan keunggulan tersebut tentu Maverick Vinales akan cocok sekali menjadi the next rider Yamaha M1 😀 .

alex-rins-moto2-2015

Oh ya, kepalang-tanggung nih ya hehehehe…  ngomong-ngomong soal tim MotoGP Yamaha, Yamaha juga punya tim satelite yakni Yamaha Tech3. Kabar kuat mengenai Bradely Smith yang akan hengkang, kini muncul kandidat kuat calon pengganti. Adalah Alex Rins pembalap Moto2 tim Paginas Amarillas HP 40, pembalap tersebut memiliki peluang yang besar untuk menjadi joki Yamaha M1 di tim Yamaha Tech3.

Semoga artikel ini menambah wawasan kita,

Semoga bermanfaat… 🙂

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *