ECU VS Self Induction Karena Modifikasi Elektrikal Pada Sepeda Motor

skema abs nmax 150

Sebelumnya mari kita mengingat kembali arti dari ECU dan Self Induction, pertama kita jabarkan mengenai ECU terlebih dahulu. ECU aka Engine Control Unit  adalah alat kontrol elektronik yang berfungsi untuk mengendalikan serangkaian actuator pada mesin pembakaran dalam, seperti ignition dan injection.Secara singkat ECU merupakan otak dari suatu kendaraan yang telah di-computerize. Selain sebagai fungsi control, ECU juga berfungsi sebagai alat protection system pada suatu kendaraan. Jika terdapat sesuatu yang hal yang aneh, maka sensor akan mengirimkan sinyal kepada ECU untuk mematikan seluruh sistem yang ada pada kendaraan tersebut.

Sedangkan self induction atau Induksi sendiri adalah munculnya tegangan listrik pada suatu kumparan pada saat terjadinya perubahan arah arus. Apabila suatu kawat penghantar berpotongan dengan medan magnet, maka akan terjadi tegangan pada kawat tersebut. Fenomena ini sulit dijelaskan namun sudah diterima sebagai hukum alam yang sangat penting. Terutama untuk menjelaskan kejadian- kejadian pada suatu kawat yang dialiri listrik. Apabila kuat arusnya berubah maka medan yang dihasilkan akan mengembang atau mengecil memotong kawat itu sendiri sehingga timbul gaya gerak listrik pada kawat tersebut.

Contoh sederhana saat kita hendak mencabut saklar setrika secara tiba-tiba muncul percikan api, nah ini yang disebut self induction. Arus tiba-tiba naik meninggi dan dampaknya dapat merusak komponen digital lainnya bahkan terkadang listrik rumah menjadi padam.

klakson-windtone-black-mobil-bosch-set-jual-klakson-mobil-dengan-harga-murah-dan-suara-keren (1)

Bagi teman-teman bikers tentu memodifikasi kendaraan merupakan hal yang sangat menarik untuk dilakukan. Kita mengerucut kearah modifikasi kelistrikan ya, contohnya seperti pemasangan alarm, klakson besar, lampu LED yang proses pemasangannya tidak plug and play. Sejatinya itu semua sangat beresiko, terutama bagian yang paling rentan terserang jika terjadi korsleting adalah ECU.

13059435_10204937988610053_913607852_n

Contoh Foto Yamaha N Max Mengalami Modifikasi Klakson, yang mengalami kerusakan ECU. Lewat Bro Emil DDS 2 Bandung sudah meminta ijin kepada pemilik untuk difoto

Saat hendak memutuskan untuk melakukan modifikasi, berarti harus siap menanggung resiko jika terjadi kerusakan. Dan satu point penting yang harus dicatat, mau tidak mau harus menerima apapun konsekuensinya apabila modifikasi tersebut dapat menggugurkan garansi. Jika memang sudah bertekad bulat ingin melakukan modifikasi disektor kelistrikan, maka dianjurkan untuk memilih produk aksesoris yang di develope oleh pabrikan berpengalaman dan sudah teruji. Saat proses pemasangannya pun pastikan dilakukan oleh orang yang memiliki keahlian khusus dibidang itu.

SEKILAS INFO

IMG_20160408_1850081

ECU Yamaha N Max

Oh ya ngomong-ngomong soal ECU, saya ingin share informasi terkini perihal harga ECU Yamaha N Max ABS / N Max Non ABS hanya dijual dengan harga Rp612.000,- (Enam Ratus Dua Belas Ribu Rupiah).

HCU

HUA Hydraulic Unit Assy Yamaha N Max ABS

Sedangkan part yang berperan penting pada Yamaha N Max ABS yakni HUA aka Hydraulic Unit Assy saat ini dibandrol Rp8.215.000,- (Delapan Juta Dua Ratus Lima Belas Ribu Rupiah).

Bagi yang mau lihat-lihat katalog sparepart, silahkan klik disini

Tinggal Klik gambar logo parts Catalogue, lalu klik setuju.

Step 1: Volume Mesin Pilih 126-200CC

Step 2: N MAX

Step 3: Pilih Tahun 2015

Demikian, semoga bermanfaat…

Share Button

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *