Cerita Dari Sobat Bikers Pemberani, Meminang Motor Bekas yang Sudah Ditinggal Pergi ATPM

DSC_4724

Adalah mas Bagas, mahasiswa sekaligus bikers tulen yang baik hati ini selalu ada waktu untuk ngumpul bareng sharing soal dunia sepeda motor. Seperti semalam saat kami kopsan (kopi santai) di Panahan Senayan bareng mas Huda & “ustad racing” siapa lagi kalau bukan mas Putra hehehe, padahal mas Bagas berangkat dari kampusnya dibilangan Lenteng Agung (tau sendiri macetnya kaya apa).

Mas Bagas datang diantar tunggangan kesayangannya yakni Bajaj Pulsar 220F lansiran 2012, bukan unit baru melainkan unit bekas yang beliau tebus ditahun 2014 dan posisinya sudah tidak memiliki ATPM resmi di Indonesia. Disaat kondisi mulai terlihat adanya kepanikan di user Bajaj saat itu, dan cenderung melakukan panic selling, dengan berani justru mas Bagas bersedia menampung Pulsar 220F tersebut dan ditebus dengan mahar 8juta saja.

DSC_4352

Saat saya tanya mengapa kok berani sekali membeli motor yang sudah ditinggal pergi oleh ATPM? Mas bagas menjawab dengan lugas, dimata mas Bagas Pulsar 220F ini ibarat gadis desa nan cantik rupawan, dengan mahar yang murah untuk dipinang. Dengan mahar yang murah itu efeknya tabungan enggak terkuras habis, sehingga bisa dialokasikan untuk membeli pernak-pernik dan segala perabotan yang diperlukan agar nampak makin menggoda.

DSC_4737

Rumor tentang kekhawatiran ketersediaan suku cadang adalah tantangan nyata untuk membeli sebuah produk yang sudah ditinggal oleh ATPM, namun semua itu ditepis oleh mas Bagas. Untuk fast moving bisa mudah didapatkan dengan harga yang wajar, biasanya beliau beli di indipart Pondok Bambu atau mencari digrup-grup facebook seputar motor Bajaj. Bahkan enggak hanya part asli, KW pun tersedia dipasaran dan juga asyiknya bisa subtitusi dengan merek lain.

DSC_4345

Kini pun kondisinya udah dimodifikasi layaknya sepeda motor adventure, tampilan khas dengan moncong bebek didepan, seat height tinggi, wind shield besar, kaki kaki kekar, lampur Cree berjejer didepan dll. Enggak hanya tampilan… Sektor mesin juga sudah mengalami ubahan, menggunakan piston LHK dan klep Versys (motornya ga kebeli, jadi klepnya aja hehehe). Kira-kira kubikasi sudah menyentuh angka 285 cc.

DSC_4726

Kira-kira begitulah cerita dari sobat pengguna Bajaj Pulsar 220F, dari situ kita dapat mengambil pelajaran tentang pentingnya keberanian untuk mengutamakan value ketimbang sebuah nama besar, apalagi sekarang sudah banyak produk global ber-value tinggi yang dijual di Indonesia mulai dari harga 15jutaan, 24jutaan, sampai 50jutaan juga ada. ย Oh iya hampir saja lupa, infornya motor ini kemungkinan akan dijual (kalau harganya cocok) karena sudah kepengen naik kelas, ke kelas 250cc 2 silinder dengan sasaran utama R25 atau MT-25. Bagi yang berminat silahkan ditawar tuh Bajajnya mas Bagas.

Thanks for reading guys….
Yuk diisi kolom komentarnya… ๐Ÿ™‚

Share Button

7 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *