Pak Tomy Huang BRT Turun Langsung Dalam Acara Workshop Yamaha Racing, Dengan Tema Bedah ECU Untuk Komunitas YSR!

dsc_5839

Agak kaget juga ketika saya mendapat undangan resmi dari Yamaha Indonesia perihal workshop Yamaha Racing. Bukan soal workshop-nya ya guys karena ini merupakan tahap ke 3 setelah sebelumnya sudah digelar tahap satu pada tanggal 13 Februari 2016 dengan tema curriculum Valve setting, Metal bearing setting, Throttle body Syncronize, Diagnostic tool & Basic YRA Race, dan tahap 2 dengan tema suspension setting. yang bikin kaget itu adalah pembawa materi Bedah ECU, luar biasa guys… Yamaha Membawa pak Tomy Huang selaku owner BRT untuk memberikan curahan pengetahuan mengenai ECU untuk diserap oleh para komunitas Yamaha Sunday Race yang hadir.

dsc_5852

Tahun 2015 & 2016, event Yamaha Sunday Race SUKSES BESAR. Dengan jumlah peserta yang selalu meningkat dengan konsep event yang memikat di setiap serinya. Selain itu tahun ini Yamaha membuka kelas di gelaran Kejuaran IRS (Indospeed Race Series) tingkat Nasional untuk Komunitas & sudah terselenggara selama tiga seri.

dsc_5849

Peserta workshop tahap 3 ini cukup ramai guys, diantaranya teman-teman Komunitas R-Series yang turun di ajang balap OMR Yamaha Suday Race, seperti YROI, YARRCI, ROCK & Grabe Community (Yamaha R25), kemudian dari komunitas Yamaha R15 ada TROW, R15CI & R15IC.

dsc_5859

Saya sendiri sebagai orang yang terbilang awam sangat antusias sekali mengikuti workshop ini, begitu banyak informasi yang berhasil saya cerna dari pak Tomy Huang perihal ECU. Beliau bilang Injeksi itu meniru karburator, jadi mustahil orang dapat menyeting injeksi jika pada karburator saja belum paham secara tuntas. Didalam karburator terdapat part berupa pilot jet, main jet, air jet, nozzle,pelampung, etc. Nah dari kesemua part tersebut seorang mekanik harus tahu betul apa fungsi dari masing-masing parts itu, jangan sampai salah pengertian. Ada satu perbedaan yang ada pada sistem injeksi, yakni injeksi membutuhkan TPS.

dsc_5857

Selain itu kita juga harus mengetahui base map suatu sepeda motor, pengertian sederhananya base map bisa dibilang settingan bawaan pabrikan. Lalu beberapa istilah yang biasa orang lakukan saat menyeting karburator pada prinsipnya mirip dengan injeksi, misalnya bensin dirojog.. nah kalau pada injeksi disebut fuel correction.

dsc_5868

Ada satu kunci sukses yang disampaikan oleh pak Tomy jika orang awam ingin bisa menyeting ECU dengan baik dan benar, beliau bilang kuncinya disiplin. Jika kita ingin naik motor yang ada di garasi tentu kita tahu step-step detailnya:

-Buka garasi

-Ambil kunci kontak

-Switch on

-Starter

-Idle / Stationery

-Akselerasi

-Deselerasi

-Idle

-Engine off

Dari runtutan langkah diatas ECU juga bekerja dengan cara mendeteksi step-step diatas, saat kita menghidupkan kontak maka yang terjadi adanya strum aki ke ECU, waktu kita melakukan egine start maka ECU mengecek temperatur, saat mesin idle, berakselerasi, deselerasi TPS yang bekerja. Jadi apabila motor yang kita setting mengalami kendala saat menutup gas ada gejala “nembak”, yang harus kita cek adalah pada bagian deselerasi. Dalam Juken sudah dibuat tampilan yang mudah tuh guys.. agar teman-teman yang awam dapat cepat mengerti.

dsc_5860

Selain itu juga ada kesalahan pemahaman di beberapa kalangan mekanik, saat setting untuk balap kebanyakan saat melakukan dyno AFR dibuat flat, menurut pak Tomy Huang itu salah besar. AFR flat itu bagus untuk uji emisi 😀 bukan balap, kalau balap jangan lihat AFR tapi power. Sudah menjadi karakter mendasar AFR naik dan turun pada grafik dyno, saat grafik AFR menurun merupakan step isap, saat naik merupakan step buang.. yah… memang begitu prinsipnya dalam ilmu termo dinamika.

 workshop-yamaha-racing-jakarta-22-oct-bedah-ecu-untuk-kalangan-komunitas-sunday-race

Well, demikian artikel beda ECU kali ini.. semoga bermanfaat..

 

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *