Ada Oknum Dealer Yamaha Nakal Suka Upping Price Dan Susah Beli Cash? Ini Jalur Pengaduan Yang Benar

Belakangan lagi kencang-kencangnya nih omongan-omongan mengenai adanya praktek upping price dan sulit untuk pembelian cash di beberapa tipe sepeda motor oleh oknum dealer Yamaha, baik itu di beranda facebook, grup-grup facebook, bahkan disuatu artikel blog. Pertanyaannya harus bagaimana sih kalau ada teman-teman yang mengalami hal tersebut?

DSC_6628

Apakah dengan cara mengadu ke blogger? bisa saja sih… cuma, apakah maksud dan tujuannya sampai? nah ini yang belum tentu hehehe, sebatas dijadikan tempat curhatan aja sih mungkin masih bisa.. tetapi untuk memberikan solusi? tanyakan saja pada rumput yang bergoyang 😀 . Lalu gimana nih cara yang benar?

Foto Credit: Google

Foto Credit: Google

Ini nih guys cara yang benar, teman-teman bisa lakukan pengaduan ke:

customer service Yamaha : (021) 2457-5555 / (021) 461-8000

Email: contact_center@yamaha-motor.co.id

Langsung saja teman-teman hubungi kontak diatas, kontak tersebut adalah jalur yang disediakan oleh pihak Yamaha Indonesia untuk menampung segala saran, kritik, pengaduan atau pertanyaan dari konsumennya.

dsc_6338

Melalui kontak tersebut segala keluhan,saran, kritik ataupun pertanyaan dari teman-teman sekalian akan tercatat dan terdata dengan baik. Nah disana ada alat yang namanya IVR aka  Integreted Voice Recording dan laporan Ranking call center yg tiap bulannya jadi bahasan management, dan catatan keluhan tersebut akan di tindak lanjuti oleh staff dan bagian yg terkait, hingga ke DDS dan MD juga hingga ke level sub dealer.

1

Kadang suka lucu sendiri yah.. kalau lihat ada blog otomotif tetapi bahasnya justru sudah keluar jalur, bukan teknik sepeda motor lagi yang jadi pokok bahasan.. hehehe, terkadang mendadak jadi “pengamat” dealer.. 😀

Well, demikian artikel kali ini guys… sekarang sudah tau yah jalur yang benar hehehe,  semoga bermanfaat..

Thank for reading… 😉

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...

10 comments

  • Perry

    Dah dari dulu isu Up pricing dan susah dapat unit bila beli Cash buat produk otomotif yang lagi laris, gak cuma motor, mobil juga sama. Sebulan lalu saya mau ambing NMAX Hitam secara cash di YSS Cempaka putih, karena lagi langka warna itu diminta untuk inden dengan kasih DP 100rb, males lah karena gak jelas juga kapan dapat unit yang saya minta, mending hunting ke dealer lain, karena lokasi saya di bekasi, saya coba di beberapa dealer spt Put*** Motor, YE*** Motor,PE**** Motor yang merupakan dealer besar Yamaha, sama saja Cash tidak ada kalau kredit besok juga ada unitnya. Akhirnya iseng liat situs online ada yang bisa pake kartu kredit dan kalau mau cicil 0% 24x, ambil Non Abs, sorenya langsung dikirim kerumah dengan selamat (Dealernya Yamaha De** ).
    Hubungin CS via email Yamaha juga males , dah dari dulu di infoin, dan yang menyebalkan Yamaha tidak punya database email client yang sudah pernah mengirimkan email baik keluh kesah, complain dll, setiap kirim email dengan alamat email yang sama, akan di tanya nama, no identifikasi kendaraan dll, baru kemudian akan di jawab kembali dalam 1×24 jam yang mana jawaban nya juga pasti jawaban standar, kami akan proses dan sampaikan ke bagian terkait. Dan tidak ada kelanjutannya karena sampai hari ini tetap saja praktek2 buruk tersebut masih berlangsung.
    Kalau curhat ke bloger ya sah sah ajalah, perkara itu bloger tukang kritisi dealer gak masalah dan yang mereka beritakan juga kan baik untuk customer dan Yamaha agar berbenah kalau mau lebih maju lagi.

  • sekali2 ah komen biar blognya tambah rame, klo lolos moderasi
    sertakan bukti yang falid seperti kwitansi / video
    kalau tidak ada bukti tidak bisa ditindak lanjuti lebih dalam (info langsung dari call center yamaha, entah tahun berapa sudah lupa, sudah lama bahas ginian)
    kalimat :
    ”Kadang suka lucu sendiri yah.. kalau lihat ada blog otomotif tetapi bahasnya justru sudah keluar jalur, bukan teknik sepeda motor lagi yang jadi pokok bahasan.. hehehe, terkadang mendadak jadi “pengamat” dealer.. ”
    kenapa konsumen bisa seperti itu ? pabrikan harus cermati gerak-gerik konsumen kenapa lebih suka ngadu ke media/blogger???, salah satunya banyak kasus pengaduan terabaikan hingga konsumen tidak percaya lagi dengan aduan langsung ke pihak terkait. Kenapa bisa begitu ?, tanyakan ke pabrikan, bukan hanya yamaha saja bro, ulah konsumen seperti itu.
    ”Blog otomotif keluar jalur bukan bahas teknik motor ? malah jadi pengamat dealer. ”
    hanya orang yang berfikiran sempit bisa bilang begitu, kalau mau terbuka justru malah blogger bisa menjadi jembatan buat konsumen atas kasusnya yang tidak terpecahkan asalkan kasusnya benar2 falid.
    Saya malah lebih suka bahas artikel porno dari pada bikin artikel saling panas2an saling balas2an.

    • Panjang bener om Ari
      😀

      • Ian

        Mungkin bisa di tambahin data seperti :
        Nama dealer
        Tanggal kunjungan
        Nama petugas
        Tanggapan yg di berikan
        Serta bukti seperti yg di bilang om ari(kwitansi/video)

    • handoyo25

      Salam kenal dari silent reader,
      Om Ari dan Om Ian diatas sempat menyebutkan salah sat alat bukti berupa “kwitansi”.

      Sependek yg saya pahami, kwitansi baru akan muncul bila sudah ada transaksi, apakah ini berarti konsumen tetap harus setor duit cash dulu (senilai upping price tsb) ???
      Setelah keluar kwitansi baru adukan ke contact center tsb?
      Kalau ternyata nilai di kwitansi hanya senilai OTR di price list gimana? (selisih upping price gak jelas lari kemana)

      Come on… Ini kita bicara uang 20 – 30 jt, berapa orang sih konsumen yg rela uang 20-30 jt-nya dijadikan “umpan” dealer nakal?
      Sementara tanpa ada jaminan uang tersebut kembali utuh, atau ada kompensasi lainnya.

  • Whafret

    Aman bro… Yg penting masih seputar otomotif. Asal jgn dealer kulkas aja di bahas disini. Hahaha

  • Sodron

    Saking budegnya pabrikan bro….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *