Test Ride Suzuki GSX-S150: Sunter – Puncak Pas.. Badan Nyaman, Hati Pun Senang!

Mungkin sebagian besar dari teman-teman sekalian begitu terpesona dengan Suzuki GSX-R150 yang begitu simple nan berkarakter, saya pun awalnya begitu namun seketika sirna setelah merasakan Suzuki GSX-S150 diruang test ride yang amat terbatas di Mall Cilandak Town Square. Nah pada hari sabtu lalu saya berkesempatan untuk ikut menjajal langsung sang Naked Sport 150cc kebanggan Suzuki ini dengan jarak yang lumayan jauh yakni Sunter menuju Puncak Pas, seperti apa kesan-kesanya? stay tune ya guys…

unnamed (7)

Mengisi absen paling pertama bersama mbah Girindra Pradoto membuat kami start diurutan terdepan, yups.. saya menggunakan sepeda motor Suzuki GSX-S150 dengan nomor 01 dan mbah Giri dengan nomor 02. Itu artinya saya berada persis dibelakang Voorijder nih.. wah asyik… hehehe. Setelah brefing selama beberapa menit mengenai jalur yang akan ditempuh kemudian kami memulai perjalanan, wah.. ternyata masih ada yang berada didepan saya nih guys…, siapa lagi kalau bukan brand ambassador Suzuki GSX-R150 & GSX-S150 yakni Bro Den Dimas. 😀 .

Start dari Sunter kira-kira pada pukul 8 pagi nampak jalanan cukup ramai lancar, Suzuki GSX-S150 saya kendarai pada kecepatan konstan 60-70kpj mengikuti irama dari bapak Polisi yang mengawal jalan persis didepan saya. Gimana rasanya pakai GSX-S150 “ditahan” pada kecepatan segitu? singkat saja.. geregetan banget hehehe, itu motor bawaannya nyundul-nyundul terus pada gigi 3 sekalipun, baru terasa smooth saat saya masuk ke gigi 4, walah….. torsinya sadis nih!

unnamed (1)

Sesampainya di perempatan Sentul kami berhenti sejenak untuk menunggu rombongan mobil dibelakang, saya manfaatkan untuk foto-foto sebentar dengan bro Den Dimas hehehe. Oke kita lanjut gassss lagi nih! Masuk diwilayah Sentul voorijder mulai membuka gas lebih dalam, wah asyik nih…. tadinya cuma mentok di 70kpj sekarang sudah masuk ke 80an kpj. Namun motor masih belum keluar nih potensinya hehehe, masih iseng-iseng aja gaya ridingnya disesuaikan dengan kondisi jalan dan ritme pengawal didepan.

Ketika mulai memasuki kawasan Bukit Pelangi, disinilah sesi test ride yang sebenarnya guys.. bapak Voorijder yang memang sudah terlatih meliuk-liuk diatas moge mulai geber dan miring-miring dijalur Bukit Pelangi yang khas banget tikungan-tikungannya. Pada saat melibas jalan lurus jelas sangat terasa sekali Suzuki GSX-S150 memiliki tenaga yang buas, semakin grip gas dipuntir malah semakin asyik, sama sekali enggak khawatir mentok limiter. Begitu hendak masuk tikungan parabolik laju kendaraan saya paksa untuk cepat melambat, rem belakangnya begitu peka sekali guys.. ketika pedal rem ditekan maka laju kendaraan dapat segera terkoreksi, tentunya jangan terlalu dalam jika tidak ingin ban belakang terkunci. Rem depannya terasa pakem namun enggak ngagetin.. pokoknya pas deh, nah.. ketika masuk dan keluar tikungan dengan cepat, sungguh diluar ekspektasi… Suzuki GSX-S150 begitu lincah dan nurut ditekuk kekanan dan kekiri… sama sekali enggak ada gejala limbung, bahkan pada beberapa tikungan hair pin saya sudah push untuk miring semiring-miringnya… motor ini tetep anteng aja loh guys, wah… salut deh buat desainernya, terutama soal sasis yang sepertinya memiliki kontribusi paling besar.

unnamed (5)

Melewati jalan bergelombang, suspensi asli bawaan Suzuki GSX-S150 begitu mantap meredamnya.. sampai saya sebagai rider tetap nyaman berada diatasnya. Enggak terasa setelah kira-kira 30 menit lebih asyik menikmati jalan yang menikung patah di bukit pelangi persis dibelakang Voorijder, kemudian saya melihat ke spion.. ternyata yang masih ikut dibarisan terdepan hanya 3-4 rider saja wah… sepertinya tadi temponya terlalu tinggi 😀 .

Ketika masuk jalur puncak, saya pun riding dengan santai.. yups.. mengikuti ritme dari voorijder didepan. Sesampainya di Puncak pas kemudian kami turun kembali menuju  Perkebunan Teh Gunung Mas untuk istirahat sejenak. Nah yang luar biasa dari Suzuki GSX-S150 ini selain tenaganya yang buas dan lincah dikendarai… sepeda motor ini memiliki riding position yang amat sangat nyaman, terbukti setelah riding selama berjam-jam diatas Suzuki GSX-S150 ini badan tetap terasa nyamaan tanpa pegal berarti dan hati pun senang karena begitu asyik untuk dikendarai.

17838681_120300003048855675_13176030_o

Setelah perut terisi kenyang lalu kami bergegas menuju lokasi penerbangan paralayang, wah… ini enggak kalah asyik loh dibanding riding dengan Suzuki GSX-S150, sama-sama menantang! hehehe…

unnamed (4)

Well, dengan demikian dapat saya simpulkan… jangan terlalu dini menilai Suzuki GSX-S150. Mungkin saja anda  menilai bahwa motor ini biasa saja jika hanya melihat dari penampilannya, namun dibalik semua itu.. ada potensi besar yang amat dibutuhkan sebagai sepeda motor yang pantas dijadikan andalan sehari-hari dan bahkan touring sekalipun. Oh iya.. ditambah lagi Suzuki GSX-S150 dijual dengan harga yang cukup menggiurkan nih guys… wah…. kelas sport naked 150cc sepertinya bakal makin berdarah-darah nih hehehe…

Thanks for reading ya guys… 😉

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *