Andai Semua Skutik Adopsi Fitur Ini, Niscaya Enggak Ada Lagi Oknum Emak-Emak Naik Motor Sein Kiri Belok ke Kanan

OKK

Kalau sedang asyik-asyik riding kemudian tiba-tiba didepan menjumpai oknum emak-emak naik motor, terkadang saya merasa suasana menjadi agak horor gitu guys 😀 . Apalagi kalau sepeda motor yang dikendarai sein dalam keadaan hidup, percaya atau enggak nyalanya sein enggak bisa jadi acuan kemana si emak akan berbelok arah.  Saya sendiri lebih memilih untuk menjaga jarak aman sembari mempelajari gestur si emak, apakah akan berbelok kekanan atau kekiri.

Menyalakan dan mematikan lampu sein itu memang pekerjaan sepele banget tapi fungsinya vital banget guys, sayangnya hal tersebut enggak begitu diperhatikan serius oleh oknum emak-emak naik motor sein kiri belok kekanan. Hal menyeramkan ini sebenarnya bisa diatasi kok guys dan bukan fitur baru juga kok, fitur ini pernah diadopsi oleh Bajaj Pulsar yakni sein otomatis.

l1

Sebenarnya hal ini enggak berlaku untuk mengatasi prilaku oknum emak-emak sein kiri belok kekanan saja, ini juga berlaku untuk semua pengendara sepeda motor yang mungkin lupa untuk menonaktifkan lampu sein setelah berbelok, sehingga sein tetap menyala dan bepotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Seperti apa sih sein otomatis? yuk kita simak videonya..

Dengan menggunakan fitur sein otomatis maka ketika sein diaktifkan dan motor berbelok, kemudian lampu sein yang tadinya menyala kembali non aktif ketika stang sudah lurus (usai berbelok). Fitur ini memang kelihatannya sepele banget ya guys, tapi jika dilihat dari faktor safety jadi besar dampaknya. Dengan bantuan fitur ini dapat mencegah atau meminimalisir kecelakaan yang diakibatkan oleh kesalahan nyala lampu sein.

Berbicara soal keselamatan saat berkendara, banyak hal yang kelihatannya kecil tapi penting banget dan hal tersebut masih sering disepelekan oleh sebagian pengendara sepeda motor. Misalnya seperti ban yang permukaannya sudah menipis namun masih saja digunakan sampai menunggu botak, padahal ada kode TWI yang bisa dijadikan tolak ukur kapan ban mesti diganti.

IMG-20171126-WA0028

Ketika memilih ban juga harus selektif loh guys, sesuaikan ban yang dipilih dengan jalur yang biasanya kita lalui, gaya berkendara dan juga tentunya sesuaikan denga budget. Saat ini sudah banyak tersedia kok digerai-gerai ban pinggir jalan maupun disitus belanja online dari beragam brand Contohnya dari brand pemain lama yang sudah punya nama besar di Indonesia yakni IRC, ban IRC tersedia dengan beragam tipe dan ukuran yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan para pecinta roda dua, ada ban OEM dengan harga cukup terjangkau dan ban aftermarket dengan pilihan yang sangat beragam. 

22539968_1563980043645479_1297065119372848171_n

Selain itu juga ada kanvas rem, part kecil dan ngumpet tapi fungsinya penting banget untuk memperlambat laju kendaraan. Kalau memang sering berjibaku dijalanan bersama sepeda motor kesayangan, teman-teman bisa cek kondisi ketebalan kanvas rem minimal 1 atau 2 bulan sekali. Sama halnya dengan ban, jangan pakai kanvas rem yang kwalitasnya enggak bagus apalagi pake kanvas rem imitasi, resikonya selain kanvas cepat habis, juga bisa bikin jarak pengereman makin mulur dan sulit untuk diprediksi.

Well, selain mengharapkan adanya fitur baru tersebut untuk disisipkan pada skutik ( umumnya digunakan oleh emak-emak), kita juga bisa memulai untuk mengedukasi emak-emak dilingkungan keluarga kita. Mungkin emak kita sendiri yang pakai  motor untuk sekedar kepasar, dapat kita sampaikan setelah menyalakan lampu sein, berarti harus  ingat juga untuk mematikannya biar aman dan selamat dijalan.

Thanks for reading ya guys!

Share Button

9 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *