Setelah Akrapovic, Sekarang Giliran Yoshimura Pastikan New PCX 150 Modif Saat Launching Pakai Knalpot Palsu!

Sudah jatuh sempat ngeles namun tertimpa tangga juga, mungkin itulah kiasan yang tepat untuk menggambarkan situasi yang terjadi, kasus yang terjadi pada New Honda PCX Modif berwarna merah yang dipajang saat proses launching memasuki episode baru. Ketika Sphinx Motorsport selaku distributor resmi Akrapovic di Indonesia memastikan knalpot yang dipakai oleh New PCX 150 modif tersebut adalah Akrapovic palsu, kemudian pihak AHM merespon bahwa knalpot tersebut salah pasang emblem knalpot, semestinya pakai emblem Yoshimura dan diklaim merupakan knalpot Yoshimura asli (selain knalpot juga dijamin semua part asli). Setelah Akrapovic, Sekarang Giliran Yoshimura Pastikan New PCX 150 Modif Saat Launching Pakai Knalpot Palsu!

Sebenarnya enggak begitu mengagetkan lagi buat saya, karena ketika mencoba untuk menganalisa secara sederhana dari tampilan knalpot tersebut sangat jelas perbedaannya dengan foto knalpot Yoshimura Original dari website resminya. Apalagi bro Ronald Sinaga yang notabene orang yang paling giat mengkapanyekan anti knalpot palsu di Indonesia sudah angkat bicara, teman-teman bisa baca di artikel motormodif.com.

Namun memang selagi belum ada statement resmi dari pihak Yoshimura sendiri, masih agak mengganjal. Sepertinya sadar akan hal tersebut ada salah satu teman Facebook, beliau mengkontak pihak Yoshimura melalui email dan mempertanyakan hal tersebut. Hasilnya?

unnamed (2)

Email tersebut dibalas oleh Don Frazen selaku Sales Representative Yoshimura, beliau memastikan bahwa knalpot tersebut merupakan knalpot replika Yoshimura R-11. Bukan produk asli dari Yoshimura.

Kesimpulannya bahwa ternyata knalpot yang digunakan oleh New Honda PCX modif tersebut bukan produk asli baik itu Akrapovic maupun Yoshimura.

Melihat dari balasan email tersebut pihak Yoshimura hanya sebatas memastikan saja bahwa itu merupakan produk palsu, tidak ada gugatan atau tuntutan lebih lanjut.

Baca Juga:

Sphinx Motorsport Pastikan New Honda PCX 150 Modif Saat Launching Pakai Knalpot Akrapovic Abal-Abal!

Salah Pasang Emblem Akrapovic, Apakah Benar Knalpot Honda New PCX 150 Modif Merek Yoshimura Original?

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...

14 tanggapan untuk “Setelah Akrapovic, Sekarang Giliran Yoshimura Pastikan New PCX 150 Modif Saat Launching Pakai Knalpot Palsu!

  • 20 Februari 2018 pada 10:51
    Permalink

    Semangat terus AHM… !!!

    Selagi Masih banyak masyarakat yg bisa Di bodohi…jangan kendor …

    Jangan pedulikan Omongan orang2….

    #salamBODOAMAT

    Balas
  • 20 Februari 2018 pada 11:35
    Permalink

    halo, mohon nama saya untuk di hidden saja di artikel ini, terima kasih

    Balas
  • 20 Februari 2018 pada 11:47
    Permalink

    Kerad sangat anda

    Balas
  • 20 Februari 2018 pada 12:57
    Permalink

    Hadeuh karma sepertinya, siapa yang berbuat kebuukan pada orang lain secara tidak langsung juga untuk dirinya sendiri,

    Balas
  • 20 Februari 2018 pada 13:47
    Permalink

    jelaslah mereka bilang replika alias non ori, lha emblem aj udah beda (akra ma yoshi), trs klarifikasi modifikator jg aneh emblem tidak terpasang, itu jelas indikasi barang non ori mosok klas modifikator gak bisa bedain barang ori, lagian produsen pasti punya SOP buat bikin produknya, mosok ya mestinya sudah terpasang buat ngindari pemalsuan merk, ini malah buyer suruh masang sendiri, ya klo punya buat ngripet, klo gak mosok ndadak beli dl, knalpot itu panas gak sih? mas dapet emblem stiker, mungkinkah?

    Balas
  • 20 Februari 2018 pada 19:47
    Permalink

    Menurut ane, Honda ga terbiasa dengan custom bike. Jauh lebih berpengalaman Yamaha. Motor Yamaha pun jelas lebih mudah & lebih ganteng dimodif..

    Balas
  • 21 Februari 2018 pada 06:22
    Permalink

    Nah dlm hitungan hari KEBENARANNYA sudah terungkap. Dari pihak Akrapovic & Yoshimura sudah clear menyatakan itu PALSU, bukan bikinan mereka.

    Yang paling memalukan menurut saya sudah BUKAN LAGI soal pakai barang KWnya, tapi fakta bahwa pihak yg tersandung kasus itu terbukti:

    1. Manipulatif
    2. Berani bohong kepada publik

    Yang dipertontonkan secara gamblang baik dari pihak korporat maupun pihak modifikator saat memberi respon, jawaban & keterangan.

    Yang menarik apakah RENDAHnya integritas moral & rendahnya kejujuran ini sedikit banyak MENCERMINKAN CARA mereka dalam menjalankan bisnisnya?

    Balas
  • 22 Februari 2018 pada 20:44
    Permalink

    harus di blow up ini pak. masa pemegang 80% MS berani-beraninya berbohong kepada publik, yg bohong general managernya pula. berarti kemungkinan besar enggak cuma bohong soal ini aja, banyak lagi yang tidak terdeteksi

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *