7 Pelanggaran Pengendara Sepeda Motor yang Sudah di Anggap Biasa, Padahal Taruhannya Nyawa!

Melihat pelanggaran pengendara sepeda motor merupakan pemandangan yang lumrah dan biasa banget. Khususnya bagi kita yang tinggal dikota-kota besar, melihat orang menerobos garis stop ya biasa saja. Besarnya volume pengguna jalan sayangnya tidak diimbangi dengan kesadaran pentingnya akan keselamatan berkendara.

Menerobos garis stop itu baru satu jenis pelanggaran saja loh guys, setidaknya ada 7 jenis pelanggaran yang biasa saya saksikan saat riding khususnya dijam-jam sibuk. Kalau mau dibilang banyaknya pelanggaran tersebut karena kurangnya pendidikan sebagian besar para pengendara sepeda motor, enggak tepat juga. Karena banyak juga kok orang-orang kantoran yang berpendidikan tinggi, sehari-hari bepergian naik motor.

Menurut saya pribadi ini sih lebih kepada kurangnya kesadaran orang-orang akan betapa pentingnya keselamatan dalam berkendara.  Tanpa melanggar aturan lalu-lintas, sebenarnya bisa kok kita enggak terlambat sampai di tempat tujuan, sebelum membahas solusinya yuk simak dulu 7 macam pelanggaran pengendara sepeda motor yang biasa dilakukan, padahal sangat berbahaya sekali.

7 Macam Pelanggaran Pengendara Sepeda Motor

1. Menerobos Lampu Merah

Menerobos lampu merah merupakan pelanggaran yang sering dilakukan oleh para oknum pesepada motor. Alasan paling banyak dan paling masuk akal mengapa orang menerobos lampu merah sih cuma 1 yakni pengen cepat sampai. Harapannya sih pengen cepat sampai tujuan, namun sadar atau enggak sadar perbuatan ini sangat beresiko sekali.

Mungkin saja benar, orang yang menerobos lampu merah menjadi lebih cepat sampai tujuan karena enggak perlu menunggu sampai hijau. Namun bisa saja lain waktu orang tersebut menerobos lampu merah, bukannya cepat sampai tujuan malah sampai ke rumah sakit atau bahkan sampai menjemput ajal. Bisa saja saat orang memutuskan untuk menerobos lampu merah dengan pertimbangan jalanan sepi, justru tertabrak parah oleh motor atau mobil ngebut dijalur yang sedang lampu hijau.

2. Menerobos Garis Stop

Saya pribadi masih merasa aneh dan heran terhadap para pengendara sepeda motor yang menerobos garis stop. Apa sih susahnya berhenti dibelakang garis stop? cuma butuh kesabaran sedikit saja kok. Oke secara teori mungkin alasannya pengen jalan paling dulu saat lampu sudah hijau, tetapi kenyataannya enggak begitu.

Sering kali justru saya yang berhenti di garis stop lebih dulu melaju dibanding orang-orang yang menerobosnya. Apa alasannya? simple banget guys, karena saya melihat kapan lampu menjadi hijau sedangkan yang menerobos garis stop enggak lihat. Mereka justru nunggu diklakson oleh pengguna jalan lainnya dibelakang.

3. Melawan Arus

Biasanya pelanggaran pengendara sepeda motor yang satu ini dipicu oleh kemacetan yang cukup parah. Saking parahnya sampai-sampai sebagian pesepeda motor nekat memilih untuk menyerobot jalur yang sebaliknya. Tujuannya sih ujung-ujungnya biar lebih cepat sampai tujuan. Atau pada situasi lain biasanya pengendara sepeda motor nekat melawan arus karena lokasi putar balik dianggap terlalu jauh.

4. Merampas Jalur Pejalan Kaki

Jangan salah loh guys, para pejalan kaki juga memiliki haknya sebagai pengguna jalan untuk sama-sama kita hargai. Kalau lagi macet parah, terkadang ada saja tuh oknum pengendara sepeda motor yang tega merampas jalur pejalan kaki. Bicara soal merampas jalur pejalan kaki sebenarnya sih bukan cuma perkara pelanggaran pengendara sepeda motor saja, banyak juga tuh para penjual kaki lima atau warung makan tenda yang juga tega merampas hak para pejalan kaki.

5.Lampu Belakang Silau

Modifikasi itu boleh-boleh saja kok asal tetap memperhatikan aspek fungsi dan keselamatan berkendara. Nah salah satu modifikasi yang enggak berfaedah sama sekali adalah bikin lampu belakang menjadi silau. Ini tingkat membahayakan orang lainnya besar banget, terkadang melihat yang kayak gini mata seperti ga bisa lihat dengan jelas kedepan. Percaya deh guys, kamu modif model begini keren enggak tapi bisa-bisa terus-terusan disumpahin orang loh  😆

6.Merokok Sambil Berkendara

Jaman sekali merokok itu ga bisa sembarangan, baik dikantor, dimall, dirumah makan dan ditempat-tempat lainnya sudah disediakan tempat khusus buat merokok. Kalau nekat melanggar bisa-bisa kena hukuman yang berlaku loh.  Nah kalau ada orang yang bawa motor atau dibonceng sambil menghisap rokok saya tetap mencoba untuk berprasangka baik. Bisa aja tuh orang baru keluar dari goa ya kan, jadinya enggak tau tempat yang pas buat merokok.

Emang bahayanya apa sih merokok diatas motor? ada dong bahayanya, selain asapnya kini abu rokok menjelma menjadi benda yang menakutkan jika terkena mata orang lain. Kamu enggak percaya? sok atuh, silakan deh kalau mau nekat merokok sambil naik motor, pake helm full face terus kacanya dibuka sedikit ya.

7.Berkendara Sambil Menggunakan HP

Naik sepeda motor itu bukan sekedar bisa saja, tetapi perlu juga memiliki kemampuan yang baik dan juga kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara. Naik motor juga dibutuhkan konsentrasi yang tinggi, tentunya hal tersebut enggak bisa didapatkan jika kamu berkendara sambil menggunakan HP.

Kalau memang kamu punya keperluan dengan HP, entah ada telepon masuk, melihat peta google, melihat orderan masuk dan lain-lain. Lebih baik anda menepi dulu sejenak ketimbang anda bagi konsentrasi berkendara anda dengan bermain HP.

Secara global dapat ditarik kesimpulan bahwa kebanyakan pelanggaran tersebut dilakukan dengan alasan ingin cepat sampai tujuan. Tujuannya sih bagus tetapi sayang caranya salah banget. Percaya deh masih ada cara lain yang bisa kamu ambil untuk sampai lebih cepat ketimbang kamu merampas hak orang lain dan membahayakan nyawa kamu sendiri dan pengguna jalan lainnya. Contohnya seperti kamu jalan lebih awal dari jam biasanya kamu berangkat, simpel kan?

Bagi kamu yang mau mempelajari teknik safety riding bisa juga kok datang ke markas Yamaha Riding Academy Indonesia.

Berikut video beberapa pelanggaran pengendara sepeda motor yang sempat terekam oleh saya:

Baca juga artikel menarik lainnya berikut ini:

Review Yamaha Lexi 125 : Touring 1.200KM Depok – Jogja – Dieng Lexi di Paksa Imbangi NMAX dan XMAX…!

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *