Mitos Atau Fakta, Harga Jual Kembali Sepeda Motor Tergantung Mereknya?

Mitos Atau Fakta, Harga Jual Kembali Sepeda Motor Tergantung Mereknya?

13 Februari 2020 0 By permanatriaz

Meski jaman sudah modern ternyata saya masih sering menemui komentar orang-orang didunia maya tentang harga jual kembali suatu sepeda motor. Ya kerap kali orang-orang tersebut menghubung-hubungkan antara satu brand dengan harga jual kembali yang bagus.

Padahal kenyataannya enggak begitu, harga jual kembali yang bagus enggak ada kaitannya dengan brand sepeda motor tertentu. Harga jual kembali sepeda motor itu relatif dan banyak faktor penentunya. Menurut saya ada 4 faktor penentu, faktor yang pertama adalah seberapa besar permintaan pasar terhadap motor tersebut. Faktor kedua adalah seberapa baik kondisi sepeda motor yang akan dijual. Faktor yang ketiga seberapa urgent seseorang menjual sepeda motornya, apakah jual santai atau jual butuh. Faktor terakhir adalah kemampuan finansial si calon pembeli.

Jadi mau apapun brand sepeda motornya, kalau kondisi sepeda motor tersebut kurang bagus tentu harga jual kembali akan merosot. Misalnya mesinnya enggak terawat, body lecet-lecet, ban botak dan belum lagi surat-suratnya mati. Duh ini mah jangan berharap ada yang mau beli sepeda motor bekasnya dengan harga yang tinggi.

Jual butuh dengan jual santai sudah hampir pasti penempatan harganya berbeda, jual butuh umumnya lebih murah. Alasannya sederhana, agar sepeda motor yang dijual dapat segera dicairkan. Nah kalau jual santai kan enak ya, masih bisa panteng diharga yang diharapkan si pemilik kendaraan sepeda motor. Kuncinya sabar saja sampai menunggu datangnya calon pembeli yang memiliki kemampuan membeli yang sesuai dengan harapan.

Tingginya permintaan pasar terhadap suatu sepeda motor bekas jadi kuncinya nih bro, sebagai contoh harga bekas Yamaha RX-King. Tau kan harga bekas Yamaha RX King sekarang ini sedang gila-gilanya? Padahal dulu enggak begitu. Jaman saya masih remaja dulu Harga Yamaha RX-King sempat anjok parah karena isu larangan sepeda motor 2 tak melintasi jalan protokol. Banyak orang berlomba-lomba menjual Yamaha KX-king saat itu dan harganya parah banget ancurnya.

Sekarang? kebalikannya bro, semenjak permintaan pasar terhadap Yamaha RX-King tinggi banget, harga jual kembalinya juga ikutan tinggi banget. Semakin bagus kondisinya dan tinggi tingkat orisinalitasnya maka harga semakin bagus. Namun terkadang tetap saja harganya masih abu-abu enggak ada standar pastinya, kadang suka-suka yang jual dan yang beli saja deh pokoknya.  😀

Ditahun muda ada Yamaha NMAX yang harga bekasnya luar biasa stabil banget. Penyebab utamanya ya itu tadi bro, tingginya permintaan terhadap NMAX bekas.

Suzuki juga sering kali dijadikan sasaran oleh beberapa orang (atau banyak orang kali ya bro) sebagai merek sepeda motor yang harga jual kembalinya jelek. Padahal seperti yang saya jelaskan diatas, ini keliru banget. Enggak semua motor bekas Suzuki harga jual kembalinya jelek kok. Suzuki Satria 2 tak misalnya, saat ini permintaan pasar begitu banyak sehingga menaikan harga bekasnya.

Sedangkan sepeda motor Honda yang sering kali dikatakan oleh orang banyak bahwa harga jual kembalinya bagus, ternyata belum tentu juga. Enggak semua sepeda motor merek Honda harga bekasnya bagus kok bro, ya lagi-lagi itu tadi tergantung permintaan pasar motor bekas juga. Ya memang sih harga bekas Honda Beat paling bagus diantara kompetitornya, tapi kan motor Honda bukan cuma Beat.

Nih misalnya Honda PCX 150 lansiran 2017 yang dulunya dibandrol sekitar Rp.39.800.000,-. Saat ini ada loh orang yang menjual motor PCX bekasnya diharga 28 jutaan. Penyusutannya lumayan kan bro, tembus belasan juta rupiah.

Bandingka deh ditahun yang sama Yamaha NMAX non ABS dibandrol seharga 25,7juta. Saat ini ada orang yang menjual motor bekasnya diharga 19 jutaan rupiah. Nominal penyusutannya masih lebih kecil dari Honda PCX 150 CBU.

Ada lagi nih contoh lainnya bro, yakni Honda CBR 250 lansiran 2013 yang notabene masih CBU dari Thailand. Dulu motor ini dibandrol seharga Rp.48.95.000.,- dan sempat turun ditahun 2014 menjadi Rp.46.800.000,-. Silahkan simak gambar dibawah ini ya bro:

Kesimpulannya menurut saya penyusutan harga kendaraan sepeda motor yang kita beli itu merupakan hal yang wajar, apapun merek sepeda motor yang dimiliki. Terpenting itu selama kita memiliki sepeda motor tersebut kita bisa menikmatinya. Dipakainya enak, merawatnya mudah, sparepartnya terjamin keberadaannya dan murah.

Ya kalau enggak mau rugi atau bahkan untung jangan beli motor umum, coba beli motor koleksi deh. Atau beli tanah sekalian deh biar pasti untung.  😆

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...