Identik Dengan Hemat, Ternyata Punya Kendaraan Listrik Juga Bisa Bikin Kantong Jebol!

Identik Dengan Hemat, Ternyata Punya Kendaraan Listrik Juga Bisa Bikin Kantong Jebol!

31 Januari 2021 0 By permanatriaz

Kendaraan listrik di Indonesia sedang ramai dibicarakan, terlebih belakangan ini kendaraan listrik “digoreng” begitu matang dan harum semerbak. Kendaraan listrik memang sangat berbeda dibanding dengan kendaraan konvensional, perawatannya jauh lebih mudah.

Iya bro, di kendaraan listrik gak ada tuh yang namanya service rutin, palingan kalau roda mulai terdengar berisik ya cukup dikasih pelumas aja.

Enggak seperti kendaraan konvensional yang butuh BBM dengan oktan sesuai kompresi mesin, kendaraan listrik tinggal colok aja ke steker. Kalau dihitung-hitung secara total sih jauh lebih murah kendaraan listrik ketimbang kendaraan konvensional.

Tapi sayangnya yang diangkat kepermukaan hanya sebatas hal-hal yang positif saja, jarang ada yang mengangkat sisi lain dari kendaraan listrik yang jika terjadi kerusakan diluar garansi, ternyata berpotensi bikin kantong jebol.

Tidak ada service rutin pada kendaraan listrik, bukan berarti kendaraan tersebut bebas dari kerusakan. Ada 2 komponen penting pada kendaraan listrik yang sangat krusial yakni dinamo dan baterai. Selagi dalam masa perlindungan garansi sih tidak begitu masalah ya.

Dinamo pada kendaraan listrik juga bisa mengalami kerusakan loh bro, misalnya karena pemakaian yang overload. Terlalu sering dipakai dijalan menanjak atau untuk membawa beban yang berat. Kalau kejadian rusaknya setelah masa garansi telah lewat atau gugur, waduh lumayan juga kayaknya biaya repair gulung dinamonya tuh bro hehehe.

Kemudian satu lagi nih bro, baterai kendaraan listrik yang sangat-sangat vital fungsinya. Jelas sangat vital, karena tanpa baterai ya kendaraan listrik tidak bisa jalan. Umumnya baterai kendaraan listrik diberi garansi cukup panjang, motor biasanya hingga 3 tahun dan mobil ada yang hingga 8 tahun.

Namanya juga baterai, tentunya lama kelamaan kemampuan fungsinya bakal menurun. Nah kalau baterai sudah drop ya mau enggak mau mesti diganti dong, nah masalahnya ganti baterai kendaraan listrik itu harganya cukup ngagetin wkwkwkk.

FYI bro, untuk baterai Gesits saja harganya sudah tembus 7 jutaan rupiah loh, sedangkan baterai Outlander PHEV tembus 200 jutaan.Β Β :mrgreen:

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...