Review Pemakaian Yamaha Xabre di Dalam Kota, Mesin Terasa Enteng…!

“Ini motor ban gede, USD gede, body gede,  Mesin Cuma 150cc.. apa enggak berat larinya?” gumam saya sambil memandangi si Xabre. Setelah saya rasakan sendiri  selama 5 hari kebelakang terjawab sudah keraguan saya, ternyata saya tertipu mentah-mentah atas penilaian saya yang premature itu hehehe… ajaib memang.. Yamaha Xabre sanggup memberikan performa yang baik secara keseluruhan.

IMG_20160317_095138

Sebelumnya harus saya pahami dulu karakter Yamaha Xabre ini, saya mendapatkan referensi  dari artikel Om Leopold yang mana beliau juga sebagai eks pemilik Yamaha MT-09. Yamaha Xabre juga menganut desain yang sama dengan MT-07 dan MT-09 yakni motard sports style, dimana posisi duduk cenderung kedepan dan dekat dengan stang. Ini akan berpengaruh ke handling yang lebih confident dan lincah.

IMG_20160317_1020421

Saya beranikan diri segera mengagahi Xabre untuk menikmati kemacetan di Ibu Kota Jakarta, engine start…. Langsung saja saya naiki, angkat standard samping… “braaaakk!!” waduh suara standarnya kok keras yah?sepertinya butuh peredam di area standar samping semacam karet dibagian dalam agar ketika standard diangkat, maka suara akan diredam oleh karet tersebut, atau mungkin dengan cara lain yang pada prinsipnya bertujuan meredam suara keras pada standa samping ketika diangkat (IMHO CMIIW).

IMG_20160317_094743

Dijalan perkotaan yang cenderung padat dan macet saya merasa tertolong oleh penggunaan stang yang lebar, lebih percaya diri dan lincah untuk mengikuti alur jalan yang tersisa diantara jejeran mobil-mobil yang terjebak macet. Lepas dari lampu lalu lintas,  disajikan jalan yang relatif stop and go, lagi-lagi saya terkejut oleh performa Xabre.. diluar dugaan ternyata penggunaan ban besar tidak mengebiri torsi dari mesin motor itu sendiri. Mesin cukup responsif mengikuti bukaan gas yang dengan asyik saya kelola dengaan nyaman. Saat kondisi stop and go, penggunaan USD juga cukup berpengaruh dalam memberikan peran rebound yang mantap dan lembut.

IMG_20160316_182829

Tidak puas rasanya jika belum menikmati night ride, menunggu kemacetan jam pulang kantor usai. Sekitar jam sepuluhan malam ,saya ajak Xabre menikmati malam sepanjang jalan kawasan Jakarta Utara sampai kawasan Slipi Jakarta barat. Kali ini Xabre dituntut untuk menghidangkan torsi dan akselarasi dijalan yang relati lancar dan sesekali lengang namun masih “terkekang” oleh untaian lampu lalu lintas yang ada.

IMG_20160316_211255

Masuk gigi satu, tarik…. Lanjut ke dua, asyik torisinya masih ngisi, yuk puntir lagi… masuk ke gigi tiga, empat dan lima… kadang-kadang iseng sampai ke enam, wow…  selain tampang yang gahar ternyata performa  mesin disetiap rentang transmisi, torsi terasa padat dan nafas yang cukup panjang. Saat melintasi tikungan yang cenderung melingkar, lagi-lagi USD memberikan peran penting… kok ya rasanya melibas tikungan tuh nikmat banget, suspensi depan serasa pengertian dengan situasi dan kondisi jalan hehehe… mau rata.. mau agak bumpy.. pede aja rasanya…

IMG_20160318_0714491

Kok bagus semua sih? Eh… enggak juga, ada kok satu catatan saya saat Xabre berjalan dikecepatan 15km/jam kebawah, terasa vibrasi dari bagian depan dan belakang yang awalnya saya bingung bersumber dari mana. Berdasarkan pengalaman saya pribadi sebelumnya pernah merasakan hal yang sama dimotor Satria FU saya, dimana penyebabnya adalah alur ban depan tubeless saya mulai terkikis namun tidak rata (disetiap alur seperti beda ketinggian). Sampai dirumah langsung saja saya cek ban depan dan belakang, wah… pantas saja terasa vibrasi, karena Xabre menggunakan ban yang cukup lebar, dan memiliki alur yang banyak. Sebenarnya ini bukan masalah berarti, justru saya sendiri merasakan manfaat dari alur yang banyak ini ketika melintasi kondisi jalan yang cukup buruk (sebut saja sedikit dirt road hehehe..), memang tidak sebaik ban “tahu” motor trail.. namun karena perpaduan desain keseluruhan dari motor dipadu dengan alur ban yang banyak tersebut setidaknya motor masih dapat melaju dengan cukup stabil dikondisi jalan yang agak dirt road.

Uniknya, berdasarkan informasi dari website resmi IRC, ban Exato NR88 ini memiliki fitur multi linier groove tire patern, yang mana memberikan benefit untuk menyajikan handling dan kenyamanan maksimal saat berkendara dalam kecepatan tinggi.

Namun apabila anda merasa terganggu dengan vibrasi tersebut, solusinya anda dapat mengganti ban standard dengan ban yang memiliki alur lebih sedikit (IMHO CMIIW).

Sekian pengalaman saya bersama Xabre saat riding didalam kota,

Semoga bermanfaat….

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...

2 tanggapan untuk “Review Pemakaian Yamaha Xabre di Dalam Kota, Mesin Terasa Enteng…!

  • 19 Maret 2016 pada 17:50
    Permalink

    Ane uda coba juga nih gan, bawaannya stabil bingits memang deltabox oke banget dah

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *