Early Morning Ride Yamaha Xabre, Menikmati batas Kecepatan Gigi 1,2,3 dan 4

Waktu yang ditunggu akhirnya datang juga, setelah seminggu lebih berkendara bersama Xabre dengan kondisi traffic normal senin kemarin saya mendapatkan kesempatan yang tepat untuk mengeksplorasi potensi  si kekar ini lebih dalam lagi.  Riding gear sudah terpasang, mata melirik jam tangan waktu menujukan pukul 04:31 WIB.  Semilir angin  terasa menembus jacket dan sela-sela gloves, eh kok dinginnya beda ya? oh iya ini kan posisi sedang di Bogor hehehehe. Baik lah langsung saja yuk kita riding…..

IMG_20160321_043329

Lagi asyik-asyik riding dijalan yang lumayan lengang tiba-tiba kok seperti ada yang berbisik… “yas.. cobain dong batas kecepatan yang bisa ditempuh per-gigi sanggup sampai berapa?” karena kondisi jalan dirasa cukup memungkinkan, segera saja saya turutin bisikan konyol tersebut hehehe. Start dari gigi 1 lalu buka perlahan…  disini nafas gigi 1 cukup panjang, setelah terasa putaran mesin sudah terpentok oleh limit saya lirik spedometer menunjukan angka 48km/jam. Lanjut ke gigi 2 sambil memantau situasi jalan saya puntir gas perlahan, beberapa saat kemudian putaran mesin sudah terasa mencapai limit terlihat mencapai kecepat 68km/jam. Hhmm.. gigi 2 lumayan pendek ya.

IMG_20160322_1004151

Saat mencoba batas maksimum kecepatan yang diraih di gigi 3 saya harus mencoba berulang kali, karena harus melewati beberapa persimpangan jalan dan putaran sehingga harus lebih berhati-hati. Melewati Fly Over Cibinong kembali disajikan jalan lurus yang cukup panjang dan kondisi jalan masih cukup lengang, kesempatan emas kembali datang langsung saja saya eksplorasi batas kemampuan di gigi 3.. raungan mesin mulai terdengan tertahan, wah ternyata sudah mentok nih dan panel spedometer menunjukan angka 93km/jam.

1914715_1040627562647399_537565288803663386_n

Melewati simpang Jago tepat di Jalan Juanda depok saya hafal banget ini jalan lurus lumayan pajang, wah bisa kali yah kail sampai gigi 5 atau 6. Gigi 1,2,3 saya skip ya, cungkil ke atas… posisi di gigi 4 wah langsung deh dicoba, spedometer sudah menembus angka 100km/jam saya lanjutkan lagi menikmati sisa nafas gigi 6. Wah… sudah mbrebet nih berarti rpm sudah mentok di limit, saya lirik spedometer terpampang di angka 111km/jam. Masih ada sisa jalan lurus lanjut masuk ke gigi 5 dari 111km/jam dengan pasti meningkat… 112,113,114,115km/jam.. dan… sayang sekali didepan ada ruang untuk putar balik kendaraan, tutup gas perlahan kecepatan juga ikut turun kembali. Beberapa kali terus mencoba namun kondisi jalan tidak memungkinkan, sampai tiba di persimpangan Margonda.

IMG_20160321_052801

Berhenti persimpangan Margonda yang dihiasi layar penghitung mundur, saya singkap jacket bagian lengan untuk melihat jam tangan, eh sudah jam 05:00.. wah kayaknya sudah cukup sampai gigi 4 saja deh ya. Selain karena memang sudah memasuki jalur perkotaan, dan kondisi kepadatan arus lalu lintas meningkat sehingga terlalu beresiko untuk berjalan dalam kecepatan tinggi. Jalan santai dari Margonda sampai dikawasan Palmerah, menempuh jarak 59km ternyata hanya menghabisakan waktu 55 menit saja.

Baiklah sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat.

Yuk bagikan artikel ini...

6 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *