Melihat Langsung R25 Dengan Teknologi Riding Analyzer Di Paddcok Yamaha Factory Racing Indonesia

Saat menyaksikan sesi kualifikasi Yamaha Sunday Race 2016 Seri 2, dari kejauhan saya sangat tertarik sekali melihat kearah paddock 29. Paddock dari tim Yamaha Racing Factory Indonesia itu dihiasi dengan jejeran Yamaha R25 berwarna putih-biru. Lalu saya amati dengan seksama unit sepeda motor yang bannya diselimuti tyre warmer  ternyata masih standar pabrik, hanya saja rear fender dicopot dan satu hal yang paling mencolok yakni ke 5 unit Yamaha R25 tersebut sudah dicangkokan teknologi Riding Analyzer.

DSC_2279

Apa sih riding analyzer? tentunya teman-teman sekalian suka nonton MotoGP ya, nah.. terkadang dilayar TV ditampilkan kamera belakang rider, dan diberikan tampilan grafik seperti buka-tutup gas, sudut kemiringan motor, kecepatan, penggunaan rem depan dan belakang. Begitu pun pada riding analyzer yang dipasang di Yamah R25 ini, kalau kita pakai bahasa kerennya bisa disebut telemetri 😀 . Bagimana Jelasnya? yuk kita kupas….

Control Box

DSC_2364

Control Box, terdapat tiga tombol yakni start, stop dan mark. Ketika hendak memulai sesi riding analyzer kru paddock akan menekan tombol start tersebut selanjutnya ketika sesi pengujian disirkuit selesai, rider dilarang untuk mematikan mesin. Karena kru harus menekan tombol stop tersebut terlebih dahulu baru aman untuk mematikan mesin, hal tersebut dimaksudkan agar data hasil tes tersimpan dengan aman.

Sensor Switch Rem Depan

DSC_2365

Sensor ini berfungsi untuk mengukur penggunaan pengereman depan, jadi ketika kita menekan tuas rem maka data akan tercatat selama tes berlangsung.

Front Stroke Sensor

DSC_2362

Alat ini berfungsi untuk mengukur travel / jarak naik dan turun font fork.

Rear Stroke Sensor

DSC_2361

Alat ini berfungsi untuk mengukur pergerakan naik dan turun suspensi belakang.

Rear Brake Sensor

DSC_2367

Alat ini berfungsi untuk mengukur pengunaan rem belakang saat melakukan tes.

GPS

DSC_2370

GPS disini berfungsi sebagai pengukur kecepatan dan posisi kendaraan, lebih spesifiknya adalah racing line.

YM Logger & Gyro Sensor
Gambar dari Google

Gambar dari Google

YM Logger berfungsi sebagai data logger dari semua alat yang ada termasuk beberapa diantaranya connect ke ECU  seperti untuk Speed Sensor, Engine speed sensor. Sedangkan Gyro sensor berfungsi untuk mengukur lean angle sepeda motor.

Kira-kira itulah yang bisa saya jelaskan tentang riding analyzer, artikel selanjutkan akan saya bahas impresi saat melakukan pengujian riding analyzer di Sirkuit Sentul Internasional.

Semoga bermanfaat… 🙂

Yuk bagikan artikel ini...

9 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *