Owner Yamaha NMAX Ini Kecewa Beli New Honda PCX 150, Apa Alasannya?

Adalah bro Dweey Ristianto, beliau dengan sukarela sudi untuk berbagi pengalaman yang beliau rasakan ketika menjajal New Honda PCX 150 yang belum lama dibeli. FYI sebelum meminang New Honda PCX 150 bro Ristianto juga merupakan pemilik Yamaha NMAX loh, bahkan beliau sudah pakai NMAX sejak 2 tahun silam. Dengan latar belakang tersebut saya yakin ulasan dari bro Ristianto bisa dia jadikan acuan bagi teman-teman yang masih bingung memilih Yamaha NMAX atau New Honda PCX 150.

2 tahun lamanya bro Ristianto mengandalkan Yamaha NMAX untuk kegiatan sehari-hari, nah bro Ristianto yang punya bobot tubuh 90kg dan tinggi 175cm ini ternyata sudah 1 minggu lamanya menggunakan New Honda PCX 150 untuk wara-wiri sehari-hari.

Setelah menggunakan New Honda PCX 150 untuk berkendara sehari-hari, didapati beberapa poin plus yang dimiliki oleh New Honda PCX 150 diantaranya:
– Akselerasi sangat lembut dari bawah dan power mulai terasa dari tengah ke atas, cocok buat cruising
– Handling cukup stabil mirip dengan Yamaha nmax
– Fungsi lumbar support pada jok sangat terasa pas ketika diduduki
– Panel layar MID jelas terbaca walaupun settingan backlight diposisi tengah
– Cruising sambil selonjoran sangat enjoyable
– Untuk selap selip di kemacetan cukup lincah, mungkin efek wheelbase yg lebih ringkas
– Isi bensin tinggal pencet tombol, enggak repot cabut dan colok anak kunci
– Fitur smartkey sangat lengkap, mulai dari fungsi immobilizer, answer back tone, dan alarm sensor gerak
– Desain total dan detail, full led lamp sampai ke lampu plat nomor belakang
– Fitur CBS pada PCX 150 lokal cukup bermanfaat, cukup menekan handle rem kiri, rem belakang dan depan sudah berfungsi baik, tidak seperti CBS pada varian matic rem belakang tromol honda yang malah cenderung mengganggu teknik braking

cc2b8f2f-13da-4a91-9140-429bf6522a4f

Bro Ristianto bercerita mengenai faktor yang mendorog beliau untuk membeli New Honda PCX 150. Tanpa malu-malu beliau ungkapkan bahwa beliau sudah terlanjur kepincut oleh desainnya yang sangat menawan dan tambahan fitur smartkey yang enggak dimiliki oleh Yamaha NMAX, tentunya dengan harapan bahwa New Honda PCX 150 ini juga memiliki kenyamanan serupa dengan PCX versi terdahulu yang pernah beliau coba.

Namun seiiring waktu berjalan bro Ristianto justru merasa kecewa dengan New Honda PCX 150 yang baru saja dibeli, faktor kekecewaan yang paling utama beliau utarakan yakni pada New Honda PCX 150 enggak terasa nyaman dikendarai seperti Honda PCX versi terdahulu yang beliau pernah coba (versi CBU). Ketika digunakan berkendara kekantor yang hanya memakan waktu 30-60 menit saja jok enggak bersahabat dengan (maaf) bokong, jok New Honda PCX 150 terasa keras, panas dan menyiksa.

24aee7b0-2c2b-42f4-9b63-ac78a12818ce

Ditambah lagi suspensi depan dan belakang bawaan New Honda PCX 150 cenderung stiff alias kaku bahkan ketika melewati speed trap terasa seperti dipukuli, kalau boleh dibilang hampir sama dengan suspensi bawaan Yamaha NMAX generasi awal. Uniknya justru Yamaha NMAX yang mengusung genre Maxi sport scooter malah sudah memberikan sentuhan suspensi belakang yang lebih nyaman pada generasi terbaru.

Adapun beberapa poin kekurangan New Honda PCX 150 menurut penilaian bro Ristanto, diantaranya:
– Akselerasi awal terlalu smooth, cenderung tidak bertenaga, putar gas spontan tidak menghentak.
– Posisi stang agak rendah dan kedua ujung stang menekuk ke dalam
– Getaran mesin sangat mengganggu terasa sampai ke stang, khususnya ketika posisi idle setelah berakselerasi, membuat tangan cepat kesemutan
– Penyakit gredeg2 CVT sudah bisa dirasakan dari awal
– Isi bbm tanpa turun dari jok lebih annoying dan repot dibanding nmax, krn posisi lubang tangki lebih rendah, jadi membuat si operator perlu “melongok”
– Posisi kaki selonjoran terbatas, tidak seperti posisi kaki selonjoran pada Nmax yang floor decknya cukup luas.
– Untuk mengganti windshield repot, harus membuka cover depan terlebih dahulu dengan sistem klip yang rawan patah
– Tidak seperti Nmax yang modifable, PCX 150 lokal sepertinya repot untuk dioprek, karena untuk membuka part body PCX 150 saja cukup sulit.

391898a9-cbb2-43f0-8285-6b7c358cd12f

Bro Ristianto juga sempat membagikan pengalaman mengukur konsumsi BBM  New Honda PCX 150. Didapati dari panel MID New Honda PCX 150 sanggup menempuh jarak sejauh 35km tiap liternya, dengan catatan posisi idling stop system (ISS) aktif, dengan jarak tempuh hampir 300km dan kondisi jalan macet perkotaan serta riding style agresif. Ternyata hanya terpaut tipis dgn rata2 konsumsi BBM Yamaha Nmax milik beliau dulu yangg juga dapat menempuh jarak 33km tiap liternya dengan riding style dan kondisi yg sama. Wah padahal Yamaha NMAX belum pakai teknologi SSS (Stop and Start System), baru pakai teknologi VVA saja.

Kemudian ketika saya tanyakan mengenai build quality dari New Honda PCX 150. Bro Ristianto menjelaskan bahwa New Honda PCX 150 ini punya build quality “standar” AHM,  gap antar part body kurang rapih, yah ada yang renggang dan ada juga yang rapat. Kualitas plastik dan cat pada body biasa saja, yang menjadi catatan beliau kuncian pengait part body banyak yang model klip (baut rivet) bukan model baut konvensional, jadi kalau habis dibongkar penyakitnya akan muncul bunyi-bunyian pada body.

65e8c7d9-5772-47a2-b866-605c51930c41

Ada lagi hal yang membuat sebal bro Ristianto, space roda depan dan belakang dalam kondisi standar sudah terlihat sempit. Ada yang sudah upgrade ban naik 2 step pakai ban depan 120/70 dan belakang 140/70 aduh enggak enak banget dilihatnya jadi serba mepet. Sedangkan kalau mau naik 1 step saja ke 110/70 dan 130/70 agak susah mencari ban segitu dipasaran, kalau NMAX kan spacenya lega banget. Ujar beliau.

Bro Ristiawan menyampaikan dan menekankan bawah disini posisi beliau sebagai penikmat persaingan industri sepeda motor di Indonesia. Beliau memilih produk yang memiliki nilai value for money yang baik, dulu ketika keinginan meminang Honda PCX 150 CBU terhalang oleh harga yang enggak berbanding lurus dengan fiturnya, kemudian muncul lah Yamaha NMAX yang mendobrak standar suatu produk dikelas big scooter 150cc dengan membawa mesin dan fitur yang mumpuni dengan harga terjangkau. Dan dengan alasan tersebut bro Ristianto dengan percaya diri meminang Yamaha NMAX.

Last, harapan bro Ristianto terhadap Yamaha agar kedepannya dapat merilis All New Yamaha NMAX dengan tambahan fitur kekinian seperti smart key system, lampu full LED, Stop and Start System dan  kalau bisa juga mengambil garis desain gahar sang kakak yakni Yamaha XMAX 250 atau sekalian Yamaha TMAX DX.

Yuk bagikan artikel ini...

41 comments

  • 910

    ada kelebihan di new PCX,yakni utk buka busi…itu simple bgt.gak seribet Nmax 155.
    smoga Next New Nmax bisa dibuat simple.

    harapan di new nmax

    Bagasi kasih lampu penerang kyk abangnya Xmax.
    Ws bisa Naik turun mesti manual macam Xmax.yang lainnya sdh disebutin diatas.

    salam 1Aspal.Owner Nmax 155/2016GunMetal.

  • joss reviewnya, walau ane bukan user pengguna langsung hanya jajal dalam waktu yang singkat tapi apa yang diutarakan bro Ristianto cocok semuanya ama yang ane rasakan

  • yanto

    gak bermutu, poin kekurangan dan judul terlalu memaksakan

  • anton nugroho

    Barangkali itulah hasil koalisi antara harga dan kualitas. Kita harus belajar untuk memahami. Ha…ha…

  • Agustinus Kamalirang

    Ulasan yang cukup informatif. Jujur saya tergoda ketika PCX lokal hadir, hampir saya melego NMAX yang baru saya beli beberapa bulan sebelumnya. Namun beruntung, seorang sahabat lama yang sudah dekil dengan urusan motor Honda menyarankan untuk tidak mengambil si PCX lokal untuk saat ini. Dan saya percaya itu.

    Plus plus ulasan dari bro Dweey Ristianto, saya semakin yakin, untuk saat ini, NMAX masih yang terbaik.

    Salam dari #NMAX Rider Sukabumi

  • Ebi

    Nmax saya ga ganti apa2… 10.900 keep going cuma ganti oli ama terakhir ban… Udah…. Ga knapa2… Dulu punya vario 125 jajannya suka ke cvt set…, honda beat juga ga jauh2 dr situ, terakhir komstir dua duanya kena… Udah jual deh.

    • Yogya

      Anda kurang beruntung mungkin bro. Di rumah saya ada vario 125, km sudah 17.xxx baru jajan bbm+oli+lampu rem lainnya masih aman sentosa. Di kantor ada 2 beat km 17.xxx dan 14.xxx selain bbm+oli baru pada jajan ban dalem dan laker roda depan

  • Hanya satu (1) kelemahan di NMAX kawan2 yaitu kampas rem belakang terlalu cepat habis — mungkin karna bawaan originalnya tidak terlalu tebal atau kampas rem belakang di setting tidak sesuai dengan kecepatan speed NMAX —- Mungkin hanya itu saja kelemahan di NMAX karena setiap 3 bulan atau bahkan 2 bulan 1x saya pasti harus ke bengkel untuk ganti kampas rem belakang saja.

    #SalamSatuAspaldariNMAXCikarang#

    • Saya sedia yg aftermarket gan… #dagangdulu
      Hehheehe

    • Agus

      Tapi kampas bawaan nya empuk dan pakem,kalau non ori awet si tapi ga empuk dan ga se pakem ori terkesan keras dan cakram nya bisa kemakan juga itu kalau make non ori

    • Jaka

      Mungkin karena teknik pengereman situ yg kurang tepat, terlalu mengandalkan rem belakang. punya saya sudah hampir 2 tahun belum pernah ganti loh, karena saya selalu rem depan+belakang berbarengan dan terkadang disesuaikan dengan situasi dan kondisi untuk menekan rem depan/belakang terlebih dahulu. Intinya jangan memporsir rem depan saja atau rem belakang saja, kita harus fleksibel sesuai kebutuhan.

  • San Carlo

    Ulasan yg jujur dr seorang user.. Di blog mainstream.. Mana dibahas review model kyk gini..

  • Agus

    Pernah lihat di jalan biasa aja macam lihat pck lama aja

  • ajib

    ah gitu2 amat x, yamaha sma honda itu mesin udh jelas halus honda semua org jg tau!

  • Civil War

    ulasanx agk wagu, nh dah di edit ma admin apa gmn gitu…

    cth, owner mengatakan menyesal krn g bs atw krg maksimal selonjoran, lah kn dh jls wheelbase nmax lbh pjg dr new pcx…dlu apa pas beli g yoba dulu apa? secara tinggi badan beliau jg lbh cocok naek nmax di banding pcx…

    bukan new pcxnya yg salah dlm hal ini, tp userx yg salah beli atw salah pilih

    cth, msl sy cocoknya makan tempe, situ ayam, lah klo akhirnya pas makan tempe koq situ g enak, y mmg selera org beda2 toh…

    maksa deh..pis

  • Josgondas

    Bagus sekali reviewnya komplit lah. Juga komentar lain melengkapi

  • Wasi

    Gejalan limbungnya parah banget pas nikung tajam

    .

  • Oki

    Saya sudah dari maret pakai PCX konsumsi bensin saya selalu diatas 50km per liter, bingung saya itu dapat 35 naik nya model gimana ya? Padahal saya termasuk agresif kalau naim motor

    • Betul gan, sy naik pcx average 48km/liter..kalo sampe cuma 35km/liter itu ngegasnya model gmn ya, dari start ngegas udah mentok x ya..hahahahahaha

  • joni

    honda bodynya protol itu sudah penyakit dari jaman dulu, dari kirana karisma sampai supra x, body pecah karena getaran ditambah klip yang pada patah karena susah bongkar dan pasangnya (batok kepalanya) ini berdasar pengalaman pakai honda selama 15 tahun.

  • Aisty

    Saran dong all msih galau mau beli nmax apa pcx biasa pke honda krna emng msin honda bandel info pncerahan nya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.