Honda Beat VS Yamaha Mio S, Mana yang Lebih Value For Money?

Honda Beat VS Yamaha Mio S

Honda beat VS Yamaha Mio S? sah-sah saja sih membandingkan kedua-duanya karena masih dalam 1 kelas yang sama. Pada artikel kali ini saya akan membahas seputar Honda Beat VS Yamaha Mio S mana yang lebih value for money?

Honda Beat merupakan tulang punggung penjualan wholesales dari pabrik ke dealer nomor 1 dari seluruh tipe produk yang ada berdasarkan data AISI periode April 2018. Bayangkan saja guys, dari total penjualan wholesales 458.499 unit, penyumbang terbesar sebanyak 207.133 merupakan sepeda motor tipe Honda Beat series.

Tapi disini saya tidak sedang membahas soal mana yang lebih banyak angka penjualan wholesales dari pabrik ke dealer. Saya akan membahas mana yang lebih value for money diantara Honda Beat atau Yamaha Mio S. Tipe yang akan saya komparasikan yakni tipe tertinggi Honda Beat CBS ISS seharga Rp16.150.000,- dengan Yamaha Mio S sehargar Rp.15.950.000,-.

Honda Beat VS Yamaha Mio S : Sektor Mesin

Meskipun kedua skutik ini masuk segmen entry level, bukan berarti produsen cukup kasih mesin yang seadanya saja. Tanpa perlu diberikan sentuhkan teknologi dan kelebihan, istilahnya mesin bebas asal bisa gelinding saja rodanya.

Bagi konsumen cerdas yang sudah melek fitur dan teknologi, nama besar tidak ada artinya jika produk yang dijual tidak value for money. Uang yang mereke keluarkan untuk membeli suatu produk, mesti sebanding dengan nilai barang yang mereka beli.

Honda Beat VS Yamaha Mio S : Kubikasi Mesin

Berdasarkan data spesifikasi pada masing-masing web resmi, diketahui Honda Beat memiliki kubikasi mesin sebesar 108,2cc dengan diameter x langkah 50 x 55,1mm. Sedangkan Yamaha Mio S memiliki kubikasi mesin sebesar 125cc dengan diameter kali langkah 52,4 x 57,9mm.

Honda Beat VS Yamaha Mio S berdasarkan kubikasi mesin jelas dimenangkan oleh Yamaha Mio S. kubikasi mesin Yamaha Mio S lebih besar 16,8cc dibanding Honda Beat.

Honda Beat VS Yamaha Mio S : Power dan Torsi

Berdasarkan data spesifikasi diketahui mesin Honda Beat mampu menyemburkan power sebesar 8,68 PS / 7500 rpm dan torsi sebesar 9,01 Nm / 6500 rpm. Sedangkan Yamaha Mio S memiliki power sebesar 9,51 PS / 8000 rpm dan torsi sebesar 9,6 Nm / 5500 rpm.

Honda Beat VS Yamaha Mio S dari sisi power dan torsi sama-sama bisa disimpulkan bahwa mesin Yamaha Mio S lebih powerful ketimbang Honda Beat. Mesin Yamaha Mio S memiliki selisih power lebih besar yakni 0,83 PS dan torsi lebih besar yakni 0,59 Nm.

Honda Beat VS Yamaha Mio S : Teknologi Silinder Mesin

Pada silinder mesin Honda Beat tidak ada yang begitu spesial guys. Silinder Honda beat hanya diberi pelapisan dinding liner dalam silinder berupa baja, boleh dibilang masin konvensional lah ya. Bagaimana dengan Mio S? kebalikannya nih guys. Meski tergolong skutik kelas entry level, Yamaha Mio S sudah dilengkapi dengan teknologi DiAsil Cylinder.

DiAsil yang merupakan singkatan dari Die Aluminium Silicon, adalah material logam campuran aluminium dan silikon yang memiliki kemampuan pendinginan lebih baik, namun sifatnya keras dan tahan aus. Silinder DiAsil dibuat dengan proses die casting bukan dengan coated (lapisan).

Selain itu nih guys, teknologi DiAsil diklaim lebih ramah lingkungan, karena tidak menggunakan lapisan nikel total Die-Cast Aluminium, sehingga mudah didaur ulang. Jadi, selain murah, teknologi ini juga membuat mesin jadi lebih beperforma, ringan, ”dingin”, tidak berisik dan awet.
So, sudah jelas sekali bahwa Yamaha memberikan teknologi mesin yang terbaik untuk Yamaha Mio S. Meski sebenarnya Mio S “hanya” merupakan skutik kelas entry level. Luar biasa deh, tidak pelit kasih teknologi dan fitur.

Honda Beat VS Yamaha Mio S : Teknologi Piston

Honda Beat VS Yamaha Mio S sektor piston. Seperti silinder mesin, pada piston Honda Beat juga tidak ada yang spesial. Honda Beat hanya menggunakan piston konvensional yang dicetak (cast). Nah lain halnya dengan Yamaha Mio S nih guys. Yamaha Mio S menggunakan forged piston.

Apa itu forged piston? piston jenis ini dibuat dengan bahan besi yang sudah ditempa. Kekuatannya diklaim jauh lebih tinggi dibanding piston konvensional yang cuma dicetak (cast) saja. FYI selain lebih kuat, forged piston ternyata juga tahan panas loh guys.

Itulah sebabnya teknologi forged piston banyak digunakan pada mesin balap yang membutuhkan mesin kuat karena digeber sepanjang jalannya balapan. Dengan bahan yang kuat dan ringan, gesekan pun berkurang. Akibatnya, suara berisik pun bisa direduksi.

Ujung-ujungnya mesin bekerja lebih enteng dan mencegah piston macet sehingga efisiensi bertambah, termasuk soal keiiritan bahan bakar. Lapisan timah yang terkandung berfungsi mencegah piston baret sehingga terlihat ”mengilap” meski bergesekan dengan dinding silinder.

Well, lagi-lagi Yamaha menyematkan teknologi bagus pada mesin Yamaha Mio S. Yamaha Mio S dibekali dengan forged piston yang memiliki segudang keunggulan dibanding piston biasa.

Honda Beat VS Yamaha Mio S : Fitur-Fitur

ada banyak lagi fitur-fitur Honda Beat dan Yamaha Mio S yang akan saya komparasikan disini, agar semakin jelas tingkat value for money suatu produk. Yuk lanjut disimak lagi sampai selesai.

Honda Beat VS Yamaha Mio S : Fitur Penghemat BBM

Honda Beat VS Yamaha Mio S urusan fitur penghemat BBM. Pada Honda Beat tipe tertinggi sudah dilengkapi dengan fitur ISS (Idling Stop System), jadi motor akan mati setelah berhenti selama 3 detik. Motor akan hidup kembali hanya dengan memuntir grup gas.

Sedangkan Yamaha Mio S belum dilengkapi fitur SSS yang seperti ada pada Fino Grande, sehingga pada bagian ini Honda Beat jelas lebih unggul dibanding Yamaha Mio S.

Selain itu Honda beat juga sudah menggunakan fitur starter senyap yakni starter AGC. Sedangkan Yamaha Mio S belum, meski sebenarnya enggak begitu penting juga sih. Karena starter Yamaha Mio S tidak berisik juga kok, biasa saja. Jika ditekan tombol starter tidak sampai “bletak dooor!”

Menurut saya sih fitur starter senyap itu pasangannya teknologi mesin mati ketika berhenti sekian detik. Sehingga ketika motor mati dan gas dipuntir, tidak terdengar starter mesin, motor bisa jalan lagi. IMHO CMIIW.

Oh iya, Honda beat mengadopsi filosofi eSP sedangkan Yamaha Mio S mengadopsi filosofi Blue Core.

Honda Beat VS Yamaha Mio S : Pengereman

Honda Beat VS Yamaha Mio S sektor pengereman. Tidak ada yang spesial dari kedua skutik ini, kedua-duanya sama-sama menggunakan sistem pengereman cakram didepan dan tromol dibelakang. Hanya saja Honda beat disematkan sistem CBS aka Combi Brake System.

Saya pribadi tidak menyebut sistem CBS ini sebagai sebuah keunggulan, karena saya sudah merasakannya sendiri. Bahkan banyak juga teman-teman di Facebook sharing seputar pengalaman kurang mengenakan terhadap skutik depan cakram belakang tromol dengan fitur CBS. Andai yang diterapkan fitur ABS single channel, saya bakal angkat topi deh.

Honda Beat VS Yamaha Mio S : Panelmeter

Honda beat VS Yamaha Mio S sektor panelmeter. Harus diakui jika panelmeter yang digunakan oleh Honda Beat terlihat cukup futuristik. Hal itu dikarenakan panelmeter Honda Beat mengadopsi perpaduan antara sistem analog dan digital. Cukup keren untuk ukuran skutik entry level.

Berbeda dengan Honda Beat, panelmeter Yamaha Mio S hanya menggunakan sistem full analog, sehingga terkesan biasa aja. Lagi-lagi Yamaha Mio S mesti mengakui keunggulan Honda Beat urusan panelmeter.

Honda Beat VS Yamaha Mio S : Lampu Utama

Honda Beat VS Yamaha Mio S disektor lampu. Layaknya skutik entry level pada umumnya nih guys, Honda Beat hanya dibekali lampu utama berupa bohlam. Nah berbeda dengan Yamaha Mio S nih guys. Mio S tidak sperti skutik entry level lainnya. Yamaha Mio S hadir mengebrak pasar dengan fitur lampu utama LED, yang notabene lebih modern, terang dan awet dibanding lampu bohlam.

Honda Beat VS Yamaha Mio S : Beberapa fitur lainnya

  • Bagasi Honda Beat sebesar 11 liter, sedangkan Yamaha Mio S 10,1 liter
  • Tangki bensi Honda Beat sebesar 4 liter, sedangkan Yamaha Mio S 4,2 liter
  • Yamaha Mio S dilengkapi Hazzard, Honda Beat tidak ada
  • Yamaha Mio S dilengkapi answer back, Honda Beat tidak ada
  • Yamaha Mio S punya ban terbesar dikelasnya yakni depan 80/80-14M/C 43P -Tubeless dan belakang 100/70-14M/C 51P – Tubeless. Sedangkan Honda Beat 80/90 – 14 M/C 40P – Tubeless dan 90/90 – 14 M/C 46P – Tubeless.

Dari penjelasan diatas bisa diketahui kelebihan masing-masing sepeda motor, nah biar lebih enak saya buatkan rangkuman kelebihan Honda Beat dan Yamaha Mio S. Sebagai berikut:

Kelebihan Honda Beat:

  1. Dilengkapi  fitur ISS
  2. Dilengkapi fitur AGC Starter
  3. Panelmeter perpaduan analog dan digital
  4. Bagasi lebih besar 0,9 liter

Kelebihan Yamaha Mio S:

  1. Kubikasi mesin yang lebih besar yakni 125cc
  2. Power lebih besar yakni 0,83 PS
  3. torsi lebih besar yakni 0,59 Nm
  4. Sudah mengadopsi Teknologi DiAsil cylinder
  5. Sudah mengadopsi teknologi forged piston
  6. Lampu utama sudah teknologi LED
  7. Tangki lebih besar0,2 liter
  8. Dilengkapi hazzard
  9. Dilengkapi answer back
  10. Punya ukuran ban yang lebih besar

Honda Beat VS Yamaha Mio S : Jok Mana yang Empuk?

Terakhir nih guys soal Honda Beat VS Yamaha Mio S, yang tidak akan bisa ditemui pada data spesifikasi atau brosur manapun. Yamaha Mio S punya keunggulan jok yang empuk dan nyaman, sedangkan Honda Beat memiliki jok yang terasa lebih keras. Mungkin kalau sebatas riding dalam waktu singkat sih tidak berasa. Tapi jika dikendari dalam waktu lama, kamu bakal tau berapa nikmatnya naik motor dengan jok empuk.

Well, demikian artikel Honda Beat VS Yamaha Mio S versi saya guys. Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bawah ternyata Yamaha Mio S yang notabene dibandrol lebih murah 200 ribu rupiah dari Honda Beat CBS ISS. Meski dibandrol lebih murah bukan berarti minim keunggulan. Terbukti Yamaha punya banyak keunggulan dibanding Honda Beat yang dibandrol lebih mahal. Enggak tanggung-tanggung guys, ada 10 keunggulan Mio S dibanding 4 keunggulan Beat. Dengan demikian Yamaha Mio S memiliki nilai value for money yang bagus.

Thanks for reading guys, yuk baca juga artikel menarik lainnya:

Ini Fakta Bagus Tidaknya Harga Jual Kembali Sepeda Motor Bukan Karena Merek!

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...

3 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *