Blak-Blakan Review Yamaha Lexi Buat Nanjak Berboncengan!

Review Yamaha Lexi

Menggendong mesin 125cc SOHC 4 Valve berteknologi VVA, kira-kira kuat enggak sih kalau Yamaha Lexi “disiksa” untuk lahap jalur menanjak…? Enggak mau tanggung-tanggung nih guys, saya review Yamaha Lexi dalam kondisi berboncengan. Yuk langsung saja disimak artikel blak-blakan review Yamaha Lexi buat nanjak berboncengan.

Dalam sesi review Yamaha Lexi kali ini saya ajak kawan saya yang memiliki postur cukup gemuk.  Diperkirakan kawan saya tersebut memiliki bobot seberat 60-70kg. Perjalanan start dari Jakarta menuju Puncak Bogor, jalur yang kami pilih melalui Bukti Pelangi, disana cukup banyak jalan menanjak dan berkelok.

Review Yamaha Lexi: Jalan Rusak Tetap Asik

Sebelum melapan jalan menanjak terlebih dahulu kami menikmati sunguhan jalan yang rusak, tepatnya setelah memasuki kawasan Sentul. Mulai dari lubang kecil, aspal mengelupas sampai jalan dengan permukaan yang cukup hancur kami lalui.

Hasilnya review Yamaha Lexi dijalan hancur cukup mengejutkan loh guys. Meski hanya menggunakan suspensi belakang tunggal namun daya peredamannya cukup baik dan terasa nyaman. Kenyaman tersebut semata-mata bukan hanya karena faktor suspensi, jok bawaan Lexi juga berpengaruh besar. Jok tersebut punya karakter yang empuk dan lega banget.

Buat boncenger yang belum terbiasa naik sepeda motor dengan body belakang yang gambot, diperlukan waktu penyesuaian. Iya guys, karena posisi kaki akan lebih mengangkang dari motor pada umumnya. Saya sendiri awalnya merasa agak canggung namun setelah beradaptasi, sudah mulai terbiasa dan nyaman-nyaman saja.

Review Yamaha Lexi: Buat Nanjak Tenaga Ngisi Terus!

Foto Review Yamaha Lexi

Memasuki kawasan Bukit Pelangi kami pun bersiap-siap untuk “menyiksa” Yamaha Lexi lebih jauh lagi. Awalnya saya enggak terlalu berharap lebih banyak terhadap Lexi yang hanya menggendong mesin berkubikasi 125cc. Namun siapa sangka justru hasil review Yamaha Lexi kali ini malah kebalikannya.

Dipakai berboncengan Yamaha Lexi melahap jalan menanjak dengan begitu mudah. Bahkan ketika harus dipaksa menutup gas karena ada polisi tidur ditengah jalan menanjak, buka gas lagi dengan cara yang tepat maka tenaga mengisi kembali tanpa ada gejala drop.

Lebih ekstrim lagi ketika melibas jalan menanjak dan juga berkelok-kelok, Yamaha Lexi menunjukan bakal alaminya dengan sangat baik. Dalam kondisi standar pabrik mesin Yamaha Lexi cukup bisa diandalkan dan memuaskan, belum lagi Lexi memiliki bobot yang ringan dan handling yang sangat baik. Menanjak sambil menikung bukanlah rintangan yang berarti buat Lexi.

di Tikungan Lexi Rasa Motorsport

Sebelumnya saya sendiri sudah merasakan sensasi motorsport ketika melibas tikungan bersama Yamaha Lexi. Hal itu semakin kuat setelah kawan saya berkomentar tentang handling Lexi yang begitu nurut ditikungan. Maxi Skutik yang satu ini begitu asik dan nurut banget ketika diajak menikung, seperti motorsport yang biasa ia kendarai sehari-hari.

Yamaha Lexi memiliki bobot yang sangat ringan, mesin powerful ditambah handling yang mantap banget. Segala kelebihan Yamaha Lexi tersebut juga ditunjang oleh pemilihan ban OEM yang bagus dan bisa diandalkan saat riding sehari-hari.  Yamaha Lex menggunakan ban tubeless IRC SS-560 dengan ukuran 90/90-14 di depan dan 100/90-14 di belakang.

Penasaran gimana sih keseruannya waktu review? yuk silahkan disimiak video dibawah ini…..

Baca juga artikel menarik lainnya:

Alarm Yamaha Lexi Terbaik: REV Immobilizer Yamaha Lexi, PNP & Garansi 1 Tahun!

Foto Mekanik Yamaha Peduli Perbaiki Motor Honda di Malam Hari, Gimana Ceritanya?

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...

6 comments

  • Adid

    Kelebihan Yamaha, handlingnya mantap

  • Renaldebyo Kenzo Widodo

    Oke oke.(bukan ike ike..)….itu tidak diragukan. Sebagai adventuro bikero saya perhatikan, setelah nanjak, cepat atau lama pasti ketemu turunan. Naagh… gimana performa Braking System nya?
    Kata Pak Heru Wijaya di blog ikeh ikeh webeh webeh lusa, percuma sahaja tenaga mesin motor yahud tanpa dibarengi sistem pengereman yang handal dan mumpuni. Itu sama saja petaka. Sepeda motor berkopling bisa memanfaatkan engine brake. Trus bagaimana kinerja pengereman pada produk lexi yg masuk sebagai keluarga maxi scutic dari pabrikan garputala ini? Khususnya saat melintasi turunan jalan yg curam. Harus juga direview. Kecuali sdh siap menerima kecaman keras dari Pak Heru Wijaya yg notabenenya dikenal sebagai pakar rem cakram sepeda motor.

  • Agus

    Pengereman Yamaha mantap ga usah di ragukan, emang sexy Lexi ini sering lihat di uki Jaktim kalau lewat modif sedikit doang spion sama printilan baut jadi berwarna perubahannya langsung ketara

  • sidiqNmax

    Ane punya lexi standar abu² , spy motor bersahabat dgn istri, ane ganti shok belakang dgn shok DBL white , seharga 130 rebu saja , dampaknya buntut lexi turun 2 – 2,5 cm. Shok depan jg ane turunin 2,5 cm. Pake shok DBL bikin feel lexi lebih empuk + nyaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *