Mesin Husqvarna SMS4 125 Jadi Bukti Kesiapan Yamaha Garap Pasar Motor Trail

Mesin Husqvarna SMS4 125

Ada yang mau bilang apa hubungannya mesin Husqvarna SMS4 125 dengan motor trail Yamaha? hehehe, jangan ngegas dulu guys.. Jadi begini ceritanya, mesin Husqvarna SMS4 125 ini memang ada hubungannya dengan Yamaha loh. Enggak percaya? silahkan dilihat dengan tegas bentuk mesin yang digunakan oleh Husqvarna tersebut.

Gimana, sudah kebanyang belum guys? kayak kenal kan ya itu blok mesin kok berasa familiar banget hehehe. Jelas familiar banget, karena mesin Husqvarna SMS4 125 memang mirip dengan mesin raja motor sport naked 150 injeksi.

Mesin Husqvarna SMS4 125 Menggunakan Mesin Yamaha

Faktanya memang mesin Husqvarna SMS4 125 menggunakan mesin Yamaha. Yups siapa lagi kalau bukan mesin Yamaha Vixion, lihat lagi deh guys miripkan?.. Sejatinya mesin Husqvarna  SMS4 125 menggunakan mesin Minarelli Italia. FYI nih guys, Minarelli merupakan bagian dari grup Yamaha.

Di Eropa sana mesin Minarelli setidaknya digunakan oleh 3 merek sepeda motor diantaranya:

Husqvarna SMS4 125

Yamaha YZF R125

Rieju RS3

Singkat kata mesin Husqvarna SMS4 125 dan semua motor tersebut menggunakan basis mesin yang hampir sama dengan Yamaha Vixion.

Motor trail Yamaha Sudah Siap

Bukan hanya urusan mesin yang sudah siap, urusan model motor trail dan supermoto pun sebenarnya Yamaha Indonesia sudah siap banget. Silahkan cek gambar diatas, betapa gantengnya si WR125. Lagi-lagi motor juga ini menggunakan mesin yang mirip dengan Yamaha Vixion.

Desainnya itu terasa sangat modern sekali ya guys, motor terlihat compact namun padat, hm… rasa-rasanya sulit menolak WR125 jika benar-benar diadopsi secara utuh oleh Yamaha Indonesia.

Kesiapan Vendor

Bicara kesiapan vendor saya rasa vendor-vendor parts di Indonesia sudah cukup familiar dengan motor bergaya trail dan supermoto. Bukan tanpa sebab, karena sejatinya Kawasaki KLX 150 sudah wara-wiri di Indonesia sejak tahun 2009. Urusan kualitas, jelas  Kawasaki KLX 150 tidak perlu diragukan lagi, bukan motor kaleng-kaleng.

Apalagi bicara soal kesiapan vendor ban, salah satu pabrikan ban terkemuka di Indonesia sudah sangat siap banget, siapa lagi kalau bukan IRC Tire. Cukup banyak line up ban IRC untuk tipe ON dan OF Road. Sebut saja ada tipe GP21F, GP22R dan GS45.

Mengapa Yamaha Lambat?

Sebenarnya saya sendiri juga geregetan sih dengan cara Yamaha merespon pasar sepeda motor dual purpose, loh kok lama bener?… tetapi melihat perkembangan motor ala-ala trail dari pabrikan lain, saya mulai mengerti mengapa Yamaha merespon dengan lambat.

Motor dengan tampilan trail keluaran salah satu pabrikan yang belum lama rilis sudah mengalami banyak permasalahan. Mulai dari jari-jari mrotol, rangka bengkok, mesin ngelitik, segitga atas patah dan lain-lain.

Saya rasa Yamaha juga sadar, bicara motor dual purpose itu enggak bisa lepas dari kualitas. Yamaha enggak mau mengorbankan kualitas untuk mengejar harga murah di motor dual purposenya. Bahkan menurut saya idealnya motor trail itu lebih mahal dari motor sport dikelas yang sama. Memang secara logika motor trail ini simple enggak banyak aksesoris seperti motor sport fairing. Tetapi jangan salah loh, motor dual purpose membutuhkan kualitas diatas motor pada umumnya.

Well, baca juga artikel menarik lainnya berikut ini:

Kekurangan Yamaha MT-15 Bikin Pusing Pedagang Aksesoris dan Modifikator

Dijual Segitu di Thailand, Harga Yamaha MT-15 di Indonesia Bisa Lebih Murah 8 Jutaan

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *