3 Alasan Mengapa Bobot Yamaha WR155R Jadi yang Terberat Dikelasnya

3 Alasan Mengapa Bobot Yamaha WR155R Jadi yang Terberat Dikelasnya

9 Desember 2019 2 By permanatriaz

Sejak awal kemunculan Yamaha WR155 sudah banyak yang berkata motor ini paling berat dikelasnya. Apa sih sebenarnya yang membuat bobot Yamaha WR155R jadi yang terberat dikelasnya?

Jadi begini ceritanya guys, Yamaha WR155R ini sangat berbeda banget dengan dua kompetitor lainnya nih. Pertama dari sektor engine, Honda CRF150L dan Kawasaki KLX150 masih menggunakan mesin “konvensional”.

Sedangkan Yamaha WR155R sudah menggendong mesin canggih 155cc SOHC 4 Valve + VVA berpendingin cair. Nah salah satu parts penyumbang bobot yang enggak ada dimotor dual purpose lainnya adalah radiator set. Radiator set itu isinya diantaranya radiator, selang radiator, fan dan tentunya air radiator.

Next, Yamaha WR155R ini memiliki konstruksi rangka yang berbeda dengan dua kompetitor lainnya nih guys. WR155R menggunakan rangka semi double craddle loh, memang resikonya jadi lebih berat, namun ternyata rangka ini adalah yang sangat kokoh dan rigid, siap diajak off road!

FYI loh guys rangka WR155R dengan konstruksi double craddle ini memiliki bobot seberat 15,6kg. Meskipun saya sendiri belum tau berapa berat rangka CRF150L dan KLX150, namun sebatas melihat penampakannya sih saya rasa rangka WR155R jadi yang paling berat. Mohon koreksinya ya jika ada yang tau berapa berat rangka CRF150L dan KLX150 dikolom komentar.

Tangki Besar Bikin Bobot Yamaha WR155R Jadi Lebih Berat

Satu lagi mengapa selisih bobotย  Yamaha WR155R lebih berat dari yang lain, karena WR155R memiliki ukuran tangki paling besar dikelasnya. WR155R memiliki kapasitas tangki sebesar 8,1 liter loh guys, sedangkan CRF150L hanya 7,2 liter dan KLX150 sebesar 6,9 liter.

Kalau dibandingkan bobot Yamaha WR155R dengan bobot CRF150L maka selisihnya sebesar 12kg dan dengan KLX150 BF selisihnya 16kg. Sekilas lumayan besar ya, namun siapa sangka setelah dihitung Power To Weight Ratio tetap WR155R yang paling unggul. Hitungannya sebagai berikut:

  • Power To Weight Ratio CRF150L sebesar 0,105 PS/Kg
  • Power To Weight Ratio KLX150 BF sebesar 0,099 PS/Kg
  • Power To Weight Ratio WR155R sebesar 0,124 PS/Kg

Jadi meskipun bobot lebih berat namun PWR Yamaha WR155R unggul jauh dibanding yang lain. Ujung-ujungnya WR155R tetap menjadi yang paling bertenaga diantara yang lain. Ya kalau sudah dibawa jalan tentu WR155R yang bakal ngacir duluan. WR155R memang jadi yang paling berat tetapi bukan yang paling lemot ya guys..!ย  :mrgreen:

Meski begitu sebenarnya bobot Yamaha WR155R juga masih bisa kok direduksi, khususnya bagi kalian yang doyan main trabas. Misalnya mengganti knalpot standar dengan knalpot after market dengan material yang jauh lebih ringan. Kemudian bisa juga mengganti rim velg yang lebih ringan, dan juga bisa dengan mengisi BBM enggak sampai penuh (tangki WR155R paling besar dikelasnya). Dengan demikian bobot dapat direduksi mungkin sekitar 3-5kg dari bobot asal.

Baca juga artikel menarik lainnya berikut ini ya:

Yuk Pelajari Fungsi Aplikasi Y-Connect, Bisa Cek Lokasi Parkir Pakai GPS Juga Loh!

 

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...