Review Qooder Buat Harian: Ternyata Begini Rasanya Naik Skuter 4 Roda!

Review Qooder Buat Harian: Ternyata Begini Rasanya Naik Skuter 4 Roda!

28 Desember 2019 0 By permanatriaz

Alhamdulillah kemarin saya berkesempatan review Qooder buat harian. Awalnya saya mengira bakal kesulitan adaptasi mengendarai skuter mewah dengan 4 roda ini, namun dugaan saya sangat keliru. Ternyata mengendarai Qooder sangat fun dan seru banget, sensasi baru berkendara skuter!

Memang awal-awal riding Qooder terasa kagok dan kebingungan, bagaimana sih kalau macet, terus nikungnya ini bagaimana, kalau dilampu merah gimana dan sebagainya. Namun semua keraguan tersebut sirna setelah beradaptasi setidaknya selama setengah jam awal riding bersama Qooder.

Ya enggak salah ketik saya guys, saya hanya membutuhkan adaptasi selama 30 menit untuk mengenal karakter Qooder skuter mewah 4 roda ini. Setelah itu ternyata riding bersama Qooder sangat-sangat mengasyikan dan seru sekali.

Review Qooder Buat Harian

Asiknya pakai Qooder itu saat berhenti dilampu merah saya enggak perlu turun kaki. Caranya mudah banget guys, jadi saat hendak berhenti sebelumnya cukup tekan rem belakang. Nah dengan menahan rem belakang maka suspensi HTS juga secara otomatis akan terkunci. Tuas rem kiri jangan dilepas guys, kemudian tarik tuas HTS Block kemudian suspensi terkunci sempurna.

 Video Review Qooder:

Kalau kalian mengira Qooder bakal kesulitan saat sedang terjebak kepadatan arus lalulintas, kalian keliru guys. Meski memiliki dimensi yang lebih besar dari motor pada umumnya, ternyata Qooder masih asik diajak selap-selip loh. Saya sendiri sudah rasakan saat terjebak kemacetan di Ciputat, terbukti Qooder masih cukup lincah.

Saat sedang ditengah kemacetan juga enggak perlu turun kaki selagi permukaan jalan rata, kita cukup tekan tuas rem kiri maka suspensi ikut terkunci dengan baik. Namun buat yang masih belum terbiasa naik Qooder tetap ada baiknya turun kaki saat hendak membuka gas kembali agar skuter lebih stabil berjalan.

Paling fun dan seru saat riding dengan Qooder adalah ketika berjumpa dengan tikungan. Beuuuh, sensasinya beda banget guys..!

Sebagai pembanding nih guys, sebelumnya saya sudah pernah riding pakai Yamaha Tricity (2 roda didepan dan 1 dibelakang). Sensasinya tetap beda banget antara Qooder dengan tricity, kalau Tricity feelnya masih terasa sepeda motor biasa hanya dengan tambahan 1 roda didepan. Sedangkan Qooder feelnya itu gimana ya menjelaskannya  😀 , ya stabilnya seperti mobil namun tetap terasa lincah sepeda motor.

Saat cornering dengan Qooder justru bukan terasa mau jatuh tertarik gravitasi, namun malah tertantang untuk terus merebahkan motor sampai batas kemampuan tanpa khawatir terjatuh. Hm… buat kalian yang sudah “khatam” naik segala macam tipe sepeda motor, ada baiknya kalian coba Qooder deh. Pokoknya tuh sensasinya sangat-sangat berbeda dengan sepeda motor lain yang ada didunia.

Review Qooder Buat Harian: Bawa Qooder Cukup Pakai SIM C

Oh iya, meskipun menggunakan 4 roda namun bagi kalian yang ingin memiliki Qooder namun bingung apakah mesti mengantongi SIM C atau SIM A jangan galau guys hehehe. Secara regulasi di Indonesia Qoodrer di STNK tertulis sebagai motor roda 3. Jadi otomatis untuk mengendarai Qooder kalian cukup memiliki SIM C saja ya. Satu lagi nih guys, Qooder enggak boleh masuk jalan TOL.

Well, demikian artikel review Qooder buat harian kali ini. Jika ada yang ingin ditanyakan bisa langsung isi kolom komentar ya!

Harga Qooder OTR Jakarta Tembus 357 Juta, Separuh Stock Sudah di Pesan!

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...