Review Yamaha XSR 155: Tampang Keren, Hemat Bensin & Enak Dipakai Boncengan!

Review Yamaha XSR 155: Tampang Keren, Hemat Bensin & Enak Dipakai Boncengan!

25 Februari 2020 2 By permanatriaz

Alhamdulillah beberapa hari lalu saya mendapatkan kesempatan untuk me-review Yamaha XSR 155. Start dari Slipi tujuan saya kali itu berkunjung ke kedai kopi “Kopi Daong” yang terletak di Jalan Cikreteg, Ciawi. Riding kali ini saya ditemani seorang kawan, kami berangkat kira-kira jam 9 pagi, agak kesiangan sih karena menunggu hujan reda.

Kemacetan mulai kami rasakan ketika masuk kawasan Semanggi, saya kira cuma sampai pintu TOL ternyata kemacetannya cukup panjang. Jalanan baru kembali lancar ketika hendak naik ke fly over Jamsotek, alhamdulillah macetnya enggak sampai pancoran. Review Yamaha XSR 155 kali ini terasa lengkap ya karena ada macet-macetnya gitu hehehehe.

Disini teknologi Assist & Slipper Clutch terasa banget manfaatnya, biasanya pakai motor kopling tuh bakalan sewot kalau ketemu macet. Tapi Yamaha XSR155 enggak bro, tuas kopling terasa sangat empuk ditarik dan dilepas. Super nyaman dan enggak bikin pegel jari.

Nah setelah sampai didaerah Pancoran terpaksa kami menepi sejenak menunggu hujan reda, jas hujan cuma satu soalnya hehehe. Setelah hujan reda kami lanjut jalan lagi dan membeli jas hujan plastik di Alfamart daerah Lenteng Agung. Benar saja, hujan kembali turun dan kami pun tetap melanjutkan perjalanan karena sudah ada jas hujan.

Hujan datang dan pergi terus terjadi hingga kami sampai di Kopi Daong. Meskipun cuaca enggak menentu, perjalanan tetap terasa menyenangkan naik Yamaha XSR155.

Enggak Seperti Yamaha MT-15 yang memang sudah terlihat sangar dari tampilannya sehingga anggapan orang itu adalah motor kencang, Yamaha XSR155 justru sebaliknya. Mengusung konsep desain retro modern Yamaha XSR155 terkesan kalem dan santai, buat yang belum tau dalemannya pasti bakal mengira ini motor pelan.

Review Yamaha XSR 155

Padahal Yamaha XSR155 ini juga menggunakan basis mesin yang sama dengan Yamaha R15 V3 dan Yamaha MT-15. Performanya jangan diragukan lagi deh, mesin 155cc SOHC 4 Valve VVA memang nampol banget, santai ayo kenceng juga ayo!

Nah ngomongin tampilan ada cerita menarik sewaktu saya parkir di Rumah Makan Padang Saiyo, Bogor. Saat mau keluar parkiran, tukang parkirnya bilang begini.. “motornya bagus!”. Wah dari sekian motor yang parkir ternyata Yamaha XSR155 memang cukup menarik perhatian ya. Padahal ini belum di custom loh bro, gimana kalau Yamaha XSR155 yang sudah di custom ya. Beuuuuuh, bakalan naksir berat dengan sama sport heritage yang satu ini.

Konsumsi BBM Yamaha XSR155 sudah saya buktikan sendiri sangat irit, meskipun dipakai boncengan. Bahkan hasil yang saya dapatkan masih diatas hasil test average konsumsi BBM XSR155 yang pernah dilakukan oleh seorang blogger beken yang cuma dapet dibawah 40 Kilometer/Liter. Saya test langsung dengan berboncengan dan membawa ransel, hasilnya masih diatas 40 kilometer / liter. Padahal selama perjalanan kena macet, jalan kenceng dan lewatin tanjakan panjang. Nanti saya bahas terpisah ya… pokoknya irit banget deh.

Oh iya, saya juga sempat merasakan duduk di jok penumpang belakang, jok masih terasa nyaman dan empuk loh. Ya maklum saja karena Yamaha XSR155 menggunakan jok yang memanjang, bukan split seat seperti R15 V3. Efeknya jok jadi terasa empuk bagi si boncenger.

Saya sih udah kebanyang kalau punya motor ini enaknya dicustom seperti apa, paling enak sih di custom ala tracker ya bro.  Bakal terlihat lebih gagah dan sangar deh menurut saya, dan sebenarnya masih ada beberapa opsi aliran custom lainnya.  Sebut saja custom ala heritage Yamaha dan custom bergaya cafe racer dengan kedok lampu dan stang nunduk.

Demikian artikel review Yamaha XSR 155 kali ini bro, semoga bermanfaat ya!

Bongkar Kebohongan Blogger, Begini Cara Bikin Boros Motor, Sehingga Bisa Bikin Artikel Pembodohan!

Facebook Comments
Yuk bagikan artikel ini...