Dilema Anak Motor, Modif Bikin Gugur Garansi Tapi Kalau Gak Modif Tangan Gatel

Untuk sebagian besar orang umumnya sepeda motor hanya sebatas alat transportasi saja. Jadi polanya itu ya beli motor, rawat dan pakai saja sampai selesai atau dijual kembali. Namun untuk sebagian lainnya, sepeda motor sudah menjadi bagian dari gaya hidup, sehingga modifikasi merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh para anak motor.

Ada yang suka modifikasi sisi tampilan luar sepeda motor, ada yang lebih suka modifikasi sektor mesin, ada juga sektor kelistrikan dan ada pula yang suka modifikasi semuanya. Selain karena selera, sebenarnya ada kaitannya juga dengan kemampuan finansial, karena modifikasi itu bisa menyedot banyak dana loh bro.

Namun untuk mengejar kepuasan modifikasi tersebut ada resiko besar yang harus ditebus nih bro, ya… apalagi kalau bukan resiko gugurnya garansi yang diberikan oleh ATPM.

Jika anda melakukan modifikasi sekecil apapun disektor mesin, misalkan mengganti roller bawaan dengan roller aftermarket, maka secara otomatis garansi mesin menjadi gugur. Begitupun jika anda melakukan modifikasi kelistrikan, misal mengganti lampu senja bawaan dengan lampu senja aftermarket. Saat itu juga garansi kelistrikan sepeda motor anda sudah gugur.

Jadi kesimpulannya, fikir matang-matang terlebih dahulu jika ingin memodifikasi sepeda motor kesayangan anda. Jika siap menanggung gugurnya garansi dari ATPM, silakan lanjut lakukan modifikasi.

Sekedar saran dari saya, lakukan modifikasi dibengkel yang sudah terbukti punya hasil kerja yang baik dan rapih, sehingga resiko terjadinya kerusakan akibat modifikasi semakin kecil.

Namun jika anda masih sangat berharap dengan perlindungan masa garansi dari ATPM, berarti modifikasi bukan bagian dari “hidup” anda, jangan coba-coba deh hehehe..  😀

 

Yuk bagikan artikel ini...